Donggala, Teraskabar.id– Pemerintah Kabupaten Donggala resmi membuka Donggala Layangan Festival 2025 yang digelar di Komplek Pelabuhan Lama Kota Donggala. Acara pembukaan ditandai dengan penerbangan layangan aduan secara simbolis oleh Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, bersama Ketua DPRD Donggala Moh. Taufik dan jajaran Forkopimda Kabupaten Donggala.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Taufik Burhan menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Donggala yang belum dapat hadir pada pembukaan festival. Ia menegaskan pentingnya iven seperti Donggala Layangan Festival sebagai sarana promosi potensi pariwisata daerah ke kancah nasional.
“Iven-iven seperti ini penting menjadi wadah mempromosikan segala potensi pariwisata Kabupaten Donggala di kancah nasional. Pemerintah Donggala akan terus mendorong pelaksanaan iven berkelanjutan berbasis partisipasi warga maupun komunitas, sehingga tidak hanya berdampak pada UMKM, tapi juga kreativitas masyarakat,” ujar Taufik Burhan.
Turut memberikan sambutan, Ketua KONI Donggala, Asgaf Umar, yang menekankan kebanggaan atas tingginya nilai hadiah dalam kompetisi ini.
“Iven Donggala Layangan Festival 2025 merupakan lomba layangan nasional dengan bonus tertinggi se-Indonesia. Di Jakarta saja total bonusnya Rp100 juta, sedangkan di Donggala mencapai Rp250 juta. Saya sudah cek di Google, ini yang tertinggi di Indonesia,” ungkap Asgaf Umar.
Festival ini menghadirkan berbagai kategori perlombaan, mulai dari layangan aduan, kreasi, hingga layangan hias. Tidak hanya diikuti peserta dari Sulawesi Tengah, festival ini juga menarik minat peserta dari luar daerah, termasuk dari Pulau Jawa. Bahkan, Bupati Situbondo dijadwalkan turut serta dalam kompetisi.
Donggala Layangan Festival 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan, meningkatkan daya saing pariwisata daerah, serta memperkuat identitas budaya dan kreativitas masyarakat Donggala. (red/teraskabar)







