Palu, Teraskabar.id– Relawan Rusdy Mastura meminta kepada Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Sonny Tandrauntuk segera melapor ke aparat penegak hukum (APH) mengenai pernyataannya di rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulteng terkait dugaan pendapatan retribusi ke rekening pribadi di organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulteng
Pernyataan politisi Nasdem di forum resmi DPRD yang diapresiasi Ketua DPRD Provinsi Sulteng Dr. Hj. Nilam Sari Lawira dan dipublikasikan oleh sejumlah media pada hari ini, Jumat (11/8/2023), seharusnya tidak hanya berhenti di forum politik. Sebab, akan menimbulkan penafsiran beragam oleh masyarakat.
Baca juga: PLTA Soroako Jadi Rujukan Sulteng Soal Ketaatan Bayar Pajak Air Permukaan
“Kami juga dari beberapa relawan Cudy atau Rusdy Mastura mengapresiasi temuan anggota DPRD Sulteng Sonny Tandra soal temuan dugaan pendapatan retribusi masuk ke rekening probadi di OPD,” kata Koordinator Komando Loyalis Cudi, Andi Aril Pattalau melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Jumat (11/8/2023).
Beberapa Relawan Cudy menurut Aril, sapaan akrabnya, siap membantu Sonny Tandra. Bahkan, menemani bila serius dengan temuan dimaksud. Karena hal itu untuk menjaga nama baik dan kridibilitas Gubernur Rusdy Mastura yang dalam misinya jelas anti korupsi. Terlebih Sonny dari partai yang mendukung Cudy menjadi gubernur.
Baca juga: Modus Layanan Customer Service, Telkom Imbau Pelanggan IndiHome Waspada Penipuan
Relawan Rusdy Mastura menurut Aril, juga meminta Sonny Tandra memiliki big data dan terverfikasi dengan kridibel. Misalnya, pernah menyebut Poso Energy hanya berkontribusi ke PAD Rp20 miliar. Padahal, data yang valid Poso Energy sudah menyetor Rp40 miliar.
‘’Anggota dewan mesti memiliki data valid. Karena kami di luar juga bekerja mengawal pemerintahan Kak Cudy. Jangan jadi bahan ejekan tidak by data,’’ sindir Aril.
Baca juga: Relawan Cudi Teguhkan Komitmen Kawal Kepemimpinan Gubernur Sulteng
Menurut Aril, 2023 adalah tahun politik. Semua isu dapat dikapitalisasi menjadi bahan atau produk politik. Sonny juga mestinya mengapresiasi kenaikan pendapatan daerah dari Rp900 miliar menjadi Rp1,7 triliun dan diestimasi akhir tahun 2023 mencapai Rp 2 triliun.
“Sekali lagi, Relawan Cudy minta Sonny menyebut OPD apa dan siapa oknumnya,” ujarnya. (teraskabar)






