Senin, 12 Januari 2026
Ekbis, Home  

Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,69% di Kuartal I 2025, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp5,754 T

Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,69% di Kuartal I 2025, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp5,754 T
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan paparannya pada rapat paripurna masa persidangan ke-III tahun kesatu DPRD Provinsi Sulteng dengan agenda Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025, Senin (14/7/2025). Foto: Biro Adpim

Palu, Teraskabar.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Dr. H. Anwar Hafid, M.Si memaparkan proyeksi kenaikan pendapatan daerah Provinsi Sultenguntuk tahun anggaran 2025.

“Pendapatan daerah diproyeksikan akan menyentuh angka Rp5,754 Triliun dalam postur APBD 2025,” kata Gubernur Anwar Hafid menyampaikan paparannya pada rapat paripurna masa persidangan ke-III tahun kesatu DPRD Provinsi Sulteng dengan agenda Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025, Senin (14/7/2025).

Gubernur Anwar menambahkan, jika dibedah terdapat beberapa indikator yang memberikan sumbangsih signifikan, di antaranya  dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,537 Triliun, pendapatan transfer sebesar Rp3,178 Triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp38,274 Miliar.

Kenaikan ini ungkap gubernur, erat kaitannya dengan beberapa faktor seperti pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah pada kuartal I yang mencapai 8,69 persen.

“Pada kuartal I 2025, (ekonomi) Sulawesi Tengah tumbuh sebesar 8,69 persen dan memberikan kontribusi sebesar 1,6 persen  terhadap perekonomian nasional dan kontribusi sebesar 24 persen terhadap perekonomian Pulau Sulawesi,” ujarnya tentang efek domino positif dari pertumbuhan ekonomi Sulteng terhadap nasional dan regional.

Selain itu, sektor industri pengolahan, terutama hilirisasi nikel diakuinya, juga memberikan andil positif bagi pertumbuhan ekonomi Sulteng.

Tak hanya itu, sektor-sektor penopang seperti sektor pertambangan dan penggalian, konstruksi, dan perdagangan, serta kinerja pembangunan lewat sinergitas pemda, pemerintah pusat investor dan dunia usaha, sambungnya turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Sulteng yang melesat tinggi.

“Capaian pertumbuhan yang tinggi ini menjadi modal kuat dalam mencapai target sasaran pembangunan tahun 2025, khususnya target pertumbuhan ekonomi tahun 2025 pada kisaran 10 % sampai dengan 10,5 %,” ucapnya optimis.

  Syarifuddin Hafid Ditunjuk Jadi Wakil Ketua DPRD Sulteng, Tak Ada Riak Internal Demokrat

Rapat dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sulteng H. Arus Abdul Karim dengan dihadiri anggota legislatif dari fraksi-fraksi serta jajaran eksekutif pemerintah provinsi meliputi Sekprov Dra. Novalina, M.M, para staf ahli gubernur, asisten dan kepala perangkat daerah. (red/teraskabar)