Palu, Teraskabar.id – Banjir bandang kembali melanda sejumlah desa di Kecamatan Banawa Tengah dan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Senin (7/7/2025). Salah satu desa yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang tersebut adalah Desa Kola Kola, Kecamatan Banawa Selatan dan Desa Powelua, Kecamatan Banawa Tengah. Di desa Kola Kola, satu unit jembatan putus dan sejumlah fasilitas publik terdampak, sedangkan di Desa Powelua, akses jalan terputus karena badan jalan longsor.
Tak berselang lama setelah wilayah tersebut dilaporkan dilanda banjir bandang, di mana peristiwa tersebut ramai diposting di media sosial, Gubernur Sulteng Anwar Hafid segera menelpon Bupati Donggala Vera Elena Laruni.
Informasi tersebut terungkap dari pengakuan Tenaga Ahli Percepatan Pembangunan dan Ekonomi Kabupaten Donggala, Muhammad Hamdin, di group whatsApp Balkot, Selasa (8/7/2025).
Menurutnya, saat Gubernur Sulteng Anwar Hafid menelpon Ibu Bupati Donggala Vera Elena Laruni, dirinya berada bersama perempuan pertama jadi Bupati Donggala itu.
“Sebagai warga Donggala, kita patut berterima kasih pada pak Gubernur Anwar Hafid,” kata Hamdin, dikutip dari percakapan grup whatsApp Balkot.
Hamdin menegaskan, sebetulnya Pemda Donggala sudah punya perencanaan normalisasi sejumlah sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimen.
“Karena dalam 10 tahun terakhir tak pernah ada normalisasi aliran sunggai. Hanya saja, untuk merealisasikannya butuh waktu. Terutama penyesuaian tahun anggaran,” kata mantan Tenaga Ahli Gubernur Sulteng periode 2020 – 2024, Rusdy Mastura.
Atensi Gubernur Anwar Hafid terhadap banjir bandang yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Donggala, juga terungkap dari Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng, Akris Fattah Yunus.
“Malam ini (Senin malam, 7 Juli 2025) sekitar pukul 20.21 Wita, saya melaporkan kondisi terkini banjir di Banawa Tengah. Alhamdulillah sekitar pukul 20.25 Wita, Bapak Gubernur langsung memerintahkan Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (PR) Provinsi Sulteng, Faidul Keteng untuk membantu Bupati Donggala menangani akses jalan menuju Desa Powelua yang terputus. Akibat tergerus banjir Sungai Powelua, Kecamatan Banawa Tengah,” kata Akris Fattah kepada media, Selasa (8/7/2025).
Sementara itu Kepala Dinas Binamarga dan Penataan Ruang Sulteng, Faidul Keteng, mengungkapkan sudah mendapat perintah langsung dari Gubernur Sulteng Anwar Hafid.
“Kami sudah mendapat perintah dan arahan segera membantu pemerintah Kabupaten Donggala untuk menangani kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan akibat banjir bandang,”kata Faidul.
Sebagai tindaklanjut dari instruksi Gubernur Anwar Hafid tersebut, Kadis Faidul Kateng segera turun ke lokasi terdampak banjir untuk melakukan pengecekan infrastruktur terdampak, sekaligus melakukan kordinasi terlebih dahulu ke Pemkab Donggala.
“Sebab di sana merupakan kewenangan kabupaten. Olehnya kami koordinasikan terlebih dahulu mana yang dikerjakan kabupaten Donggala dan yang mana yang harus dikerjakan provinsi. Prinsipnya kolaborasi memperbaiki dan membangun infrastruktur jalan dan jembatan di kabupaten tersebut,” ujar mantan Kadis PUPR Poso itu. (red/teraskabar)






