Jumat, 16 Januari 2026
Home, News  

Gubernur Sulteng Melantik 389 Pejabat: Tak Ada Jabatan Air Mata

Gubernur Sulteng Melantik 389 Pejabat: Tak Ada Jabatan Air Mata
Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, melantik dan mengambil sumpah 389 pejabat administrator (Eselon III), pengawas (Eselon IV), serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (15/1/2026), di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng. Foto: Biro Adpim

Palu, Teraskabar,id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, melantik dan mengambil sumpah 389 pejabat administrator (Eselon III), pengawas (Eselon IV), serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (15/1/2026), di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng.

Dari total pejabat yang dilantik tersebut, terdiri atas 178 pejabat Eselon III, 204 pejabat Eselon IV, dan 7 pejabat fungsional. Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan birokrasi sekaligus penguatan kinerja pemerintahan daerah di awal masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa setiap jabatan adalah amanah, bukan soal “jabatan basah” atau “jabatan kering” sebagaimana stigma yang selama ini berkembang di birokrasi.

“Tidak ada jabatan basah, tidak ada jabatan kering, apalagi jabatan air mata. Semua jabatan adalah amanah yang harus disyukuri dan dijalankan dengan sebaik-baiknya. Setiap jabatan punya ruang kerja dan ruang inovasi yang luas,” tegas Gubernur.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa para pejabat yang baru dilantik diberi kesempatan untuk mendukung program 100 hari kerja kepala perangkat daerah, dengan tiga fokus utama.

Pertama, pembenahan data. Menurutnya, perencanaan pembangunan daerah selama ini kerap tidak akurat karena data yang digunakan tidak valid dan tidak mutakhir.

“Kita masih memakai data tahun 2010 untuk merencanakan tahun 2025. Ini tidak boleh terjadi lagi. Pekerjaan nomor satu kita sekarang adalah melengkapi dan memperbarui data,” ujarnya.

Kedua, percepatan digitalisasi pemerintahan. Gubernur menargetkan seluruh sistem pemerintahan dan pelayanan publik sudah berbasis digital dalam waktu tiga bulan ke depan.

“Tidak boleh lagi manual. Pelayanan ke masyarakat harus digital. Kalau perlu, masyarakat tidak perlu bertemu kita, semua urusan bisa selesai secara digital,” tegasnya.

  KIA Vision Meta Turismo Diperkenalkan pada Perayaan Delapan Dekade KIA Global

Ia juga menekankan akan bersikap tegas apabila target digitalisasi tidak tercapai, serta meminta seluruh jajaran bekerja aktif dan saling mendukung.

Ketiga, penerapan merit system berbasis prestasi. Gubernur memastikan komitmennya terhadap sistem penilaian kinerja yang objektif, adil, dan berbasis prestasi.

“Saya butuh orang yang bekerja, bukan orang yang pandai bermanuver. Tidak perlu pendekatan ke mana-mana, yang saya butuhkan adalah inovasi dan prestasi,” katanya.

Gubernur Anwar Hafid secara terbuka mendorong seluruh pejabat, mulai dari kepala bidang, kepala seksi, hingga jabatan fungsional, untuk melahirkan inovasi.

Ia bahkan menjanjikan dukungan anggaran dan promosi jabatan bagi pejabat yang mampu menghadirkan inovasi yang berdampak nyata.

“Kalau inovasinya masuk akal dan bermanfaat, saya siapkan anggarannya dan saya promosikan dalam tiga bulan. Ini janji saya,” tegasnya.

Gubernur Sulteng Melantik 389 Pejabat, Tegaskan Loyalitas

Di akhir sambutannya, Gubernur mengingatkan bahwa kunci menjadi pejabat hanya satu, yakni loyalitas, loyal kepada pimpinan, tugas, dan nilai-nilai ketuhanan.

“Jabatan itu ada rumusnya. Kalau bukan kita yang meninggalkannya, jabatan itu yang akan meninggalkan kita. Maka jalani dengan tulus, jujur, dan ikhlas,” pesan Gubernur.

Ia juga menegaskan bahwa pejabat Pemprov Sulteng adalah “pasukan berani” yang siap bekerja penuh untuk rakyat, tanpa mengenal waktu libur ketika daerah membutuhkan.

Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya fase baru penguatan birokrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang berorientasi pada data, teknologi, prestasi, dan pelayanan publik yang lebih cepat serta transparan.

Rombak Total Kabinet

Di penghujung tahun 2025, tepatnya pada Rabu (31/13/2025), Gubernur Sulteng Anwar Hafid didampingi Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny Lamadjido lantik 36 pejabat eselon II, pejabat fungsional lingkup Pemprov Sulteng.

  Sulteng dan DKI Jakarta Sepakat Bekerja Sama

Pada kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada lebih dari 3.230 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov).

Pelantikan ini dilaksanakan dalam suasana khidmat dan penuh haru, menandai dimulainya tanggung jawab baru bagi para pejabat dan ASN yang menerima amanah. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa jabatan yang diberikan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar dari daerah dan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kita baru saja menerima amanah dari daerah dan negara. Mudah-mudahan amanah ini kita laksanakan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab, karena ini adalah amanah besar,” ujar Gubernur.

Gubernur Anwar Hafid menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik maupun yang tetap pada jabatannya, serta kepada seluruh PPPK Paruh Waktu yang hari itu menerima SK pengangkatan. Ia berharap seluruh ASN dapat terus mengabdi dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.

Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa loyalitas merupakan modal utama dalam membangun birokrasi yang solid dan berdaya guna. Loyalitas kepada negara dan pimpinan dinilai menjadi fondasi penting agar roda pemerintahan dapat berjalan secara efektif.

“Tanpa loyalitas, kita tidak mungkin bekerja bersama, tidak mungkin bersatu, dan tidak mungkin mencapai cita-cita bersama. Jabatan ini adalah amanah dari Tuhan dan kepercayaan pimpinan yang harus dijaga sebaik-baiknya,” tegasnya. (red/teraskabar)