Senin, 26 Januari 2026
Home, News  

Hadianto Hadirkan Layanan Transportasi Terjangkau bagi Warga Kota Palu

Hadianto Hadirkan Layanan Transportasi Terjangkau bagi Warga Kota Palu
Hadianto Rasyid menyampaikan orasi pada kampanye tatap muka di Jalan Monginsidi, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, pada Ahad (27/10/2024). Foto: Tim Media Hi

Palu, Teraskabar.id – Salah satu program yang menjadi perhatian Calon petahana Wali Kota Palu Hadianto Rasyid adalah pengembangan transportasi publik.

Program ini dihadirkan sebagai upaya menyediakan layanan transportasi yang mudah diakses dan terjangkau bagi masyarakat.

“Jadi, kalau komiu mau jalan-jalan, dan jaraknya jauh, bisa naik bus ini. Tarifnya sangat terjangkau, hanya lima ribu rupiah, tapi untuk saat ini gratis hingga Desember 2024,” kata Hadianto pada kampanye tatap muka di Jalan Monginsidi, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, pada Ahad (27/10/2024).

Baca jugaKetua Asprov PSSI Sulteng, Hadianto Rasyid Harap Aura Football Festival U39+ 2024 Berkesinambungan

Makanya, ia mengajak warga untuk memanfaatkan layanan Bus Trans Palu sebagai transportasi harian, baik untuk perjalanan dekat maupun jarak jauh.

Pada kesempatan ini, Hadianto yang maju sebagai kandidat nomor urut 2 pada Pilkada Kota Palu 2024, memaparkan sejumlah program kerja yang akan ia laksanakan jika terpilih kembali untuk periode berikutnya.

Hadianto juga menyampaikan beberapa capaian program yang telah diraih Pemerintah Kota Palu selama masa kepemimpinannya. Di antaranya, pembangunan pascagempa, penguatan ekonomi, serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Palu.

Ia berharap warga dapat terus mendukung upaya pembangunan yang tengah dilaksanakan demi kemajuan kota.

Baca juga: Revitalisasi Lapangan Vatulemo, Kado Manis Hadianto Rasyid untuk Warga Palu

Hadianto juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Palu untuk menaikkan gaji pekerja Padat Karya. Kebijakan ini sedang dikaji secara mendalam, terutama bagi pekerja yang juga merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Menurut Hadianto, gaji pekerja padat karya berpotensi naik hingga Rp1,5 juta atau bahkan Rp2 juta per bulan. Namun, hal ini mungkin berimplikasi pada penyesuaian bantuan PKH agar dapat dialihkan kepada mereka yang lebih membutuhkan.

  Potret Buram Parigi Moutong, Tertinggi Jumlah Penduduk Miskin, Stunting dan Tak Tamat SD

“Ini untuk pemerataan ekonomi, dan kami ingin membantu masyarakat Kota Palu, namun ini akan berjalan secara bertahap,” kata Hadianto. (red/teraskabar)