Selasa, 13 Januari 2026

Hadianto Jadi Harapan Besar Para Pedagang Sayur di Kota Palu

Hadianto Jadi Harapan Besar Para Pedagang Sayur di Kota Palu
Calon Wali Kota Hadianto Rasyid dalam pertemuan yang digelar di Jalan Buah Pala, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Palu Barat, Ahad sore (3/11/2024). Foto: Tim Media Hi

Palu, Teraskabar.id – Harapan besar disampaikan Komunitas Penjual Sayur Kota Palu kepada Calon Wali Kota Hadianto Rasyid dalam pertemuan yang digelar di Jalan Buah Pala, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Palu Barat, Ahad sore (3/11/2024).

Pak Satir, salah satu penjual sayur yang hadir, menyampaikan aspirasi komunitasnya, yang terdiri dari 150 pedagang sayur. Mereka menginginkan bantuan berupa rombong baru serta fasilitas BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan. Selain itu, mereka berharap agar kondisi lorong dan drainase di wilayah tersebut mendapat perhatian.

Baca jugaHadianto Rasyid Akan Bangun Wilayah Pinggiran di Periode Kedua

Menanggapi aspirasi tersebut, Hadianto Rasyid berjanji akan menindaklanjutinya.

“Insyaallah ini akan menjadi perhatian saya. Saya juga akan buatkan baju seragam untuk pedagang sayur,” ujar Hadianto.

Selain itu, Hadianto juga memberikan perhatian terhadap pendidikan anak-anak para pedagang.

“Bapak ibu bisa mengajukan permohonan ke pemerintah agar anak-anak kita bisa melanjutkan sekolah,” katanya.

Baca juga: Sederhanakan Pelayanan Publik, Hadianto Rasyid akan Bentuk Pusat Layanan Sosial Terpadu

Dalam kesempatan yang sama, warga lain turut menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan lampu lalu lintas di sekitar Jembatan Lalove, yang dinilai mendesak karena seringnya terjadi kemacetan. Hadianto merespon dengan komitmen bahwa setelah ia kembali bertugas, pihaknya akan mengupayakan hal itu.

Hadianto juga mengumumkan rencana pembangunan pasar Inpres tiga lantai tahun depan, yang akan menjadi pasar sentral Kota Palu.

“Pasar inpres nanti akan menjadi pasar representatif Kota Palu. Doakan agar sengketanya cepat selesai,” harapnya kepada warga yang hadir.

Hadirnya Hadianto di tengah para pedagang ini menjadi harapan bagi masyarakat, khususnya komunitas penjual sayur, untuk mendapatkan perhatian lebih di masa mendatang. (red/teraskabar)