Morowali, Teraskabar.id – Hari jadi kawasan IMIP tahun 2025 menjadi momen istimewa di kawasan industri pengolahan nikel di Morowali tersebut. Kawasan yang dikelola PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) ini telah berdiri selama 12 tahun.
Sebagai perusahaan yang lahir dari kerja sama antara Tsingshan Group, PT Bintang Delapan Investama, dan PT Sulawesi Mining Investment, kawasan ini menjadi salah satu pusat industri pengolahan nikel terbesar di Indonesia. Sejarah kawasan IMIP dimulai sejak penanaman tiang pancang (groundbreaking) pembangunan pabrik pemurnian nikel pada 2013. Momen ini diperkuat dengan penandatanganan kesepakatan oleh Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, bersama Presiden Cina, Xi Jinping, pada 3 Oktober 2013.
Dalam momentum ini, Ketua Tim Kerja Iksan Bersama Rakyat (Timker IBR), Asfar, SE., menyampaikan ucapan selamat. Menurutnya, keberadaan kawasan industri ini telah memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda pembangunan.
“Hari jadi kawasan IMIP yang ke-12 ini menjadi bukti bahwa kawasan ini mampu bertahan dan berkembang, bahkan di tengah berbagai tantangan industri global,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).
Menariknya, Asfar sendiri memiliki keterikatan sejarah dengan kawasan ini. Ia adalah pendiri Serikat Pekerja SP SMIP di kawasan IMIP pada 2013 dan hingga kini masih aktif sebagai Wakil Ketua serikat tersebut. Bagi Asfar, hari jadi bukan hanya tentang kesuksesan perusahaan, tetapi juga tentang perjuangan dan semangat pekerja yang turut membangun kawasan itu sejak awal berdiri.
“Bagi kami, hari jadi adalah momen untuk mengingat kembali perjalanan panjang kawasan ini. Saya bangga pernah menjadi bagian dari sejarah itu dan tetap berkomitmen memperjuangkan hak-hak pekerja,” kata Asfar.
Asfar berharap, hari jadi tahun ini menjadi titik tolak bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat. Tidak hanya bagi sektor industri, tetapi juga bagi pembangunan berkelanjutan di Morowali dan Sulawesi Tengah secara keseluruhan. (Ghaff/Teraskabar).






