Morowali, Teraskabar.id – Dalam suasana apel pagi di halaman Kantor Bupati Morowali, Senin (8/12/2025), nama Iksan Baharudin Abdul Rauf kembali menjadi sorotan. Kehadiran Iksan Baharudin Abdul Rauf sebagai Bupati bukan hanya membawa pesan strategis bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga menunjukkan sisi humanis yang menjadi ciri khasnya. Pada momentum ini, Iksan Baharudin Abdul Rauf kembali menegaskan pentingnya kesiapan kerja dan pelayanan publik, sekaligus menghadirkan kejutan usai apel yang membuat para peserta tersenyum bangga.
Dalam arahannya, Bupati menekankan kesiapan menyongsong tahun 2026 sebagai prioritas. Ia meminta seluruh OPD bekerja lebih fokus dan memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Awal 2026, di bulan Januari, kita akan bertemu untuk melihat langsung kesiapan program. Masing-masing OPD harus menjelaskan apa yang mereka punya dan ke mana program itu diarahkan,” ujarnya tegas.
Ia mengingatkan bahwa pemerintah adalah pelayan masyarakat dan pengguna anggaran negara. Karena itu, setiap keputusan harus kembali pada tujuan besar, yakni meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kita ini pelayan. Kita harus berpikir bagaimana taraf hidup masyarakat bisa semakin sejahtera,” lanjutnya.
Semangat Belajar dan Konsistensi Kepemimpinan
Bupati juga menyoroti pentingnya belajar dalam menjalankan tugas birokrasi. Ia membuka pengalaman pribadi bahwa dirinya memasuki pemerintahan tanpa latar birokrasi panjang, namun mampu beradaptasi dengan cepat karena kesediaan untuk belajar.
“Saya itu pengalaman birokrasi nol. Tapi kenapa saya bisa dalam setahun ini? Karena saya mau belajar,” ujarnya.
Pesan ini ia tekankan kepada seluruh OPD sebagai motivasi agar tidak berhenti meningkatkan kapasitas diri dan memahami kebutuhan lapangan secara lebih mendalam.
“Belajar apa kebutuhan masyarakat. Jangan pernah berhenti belajar,” tegasnya.
Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Pesan Persatuan Tanpa Sekat Politik
Dalam apel yang sama, ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi hambatan dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Kalau Anda tidak bersama saya dalam politik, itu tidak masalah. Tapi setidaknya kita bersama dalam membangun daerah ini,” ujarnya.
Ia memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan pada awal tahun untuk memastikan setiap program terukur, tepat sasaran, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya pastikan, sekecil apa pun yang rakyat dapat harus bernilai asas dan benar-benar dibutuhkan,” tegasnya.
Fakta Unik Iksan Baharudin Abdul Rauf
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah ketika apel selesai. Secara tak terduga, Bupati mengambil alih kemudi bus baru bantuan operasional Satpol PP dan mengantarkan para kepala dinas untuk sarapan bersama.
Kepala Satpol PP, Syahrul Amin, tersenyum saat menceritakan kejadian tersebut.
“Alhamdulillah, Pak Bupati yang membawa langsung bus ke tempat makan. Beliau memang berpengalaman bawa bus Makassar-Morowali,” ungkapnya.
Syahrul juga memuji cara mengemudi Bupati yang halus dan membuat para kepala dinas merasa nyaman.
“Tadi Pak Bupati bawa busnya halus dan nyaman. Bahkan kalau sampai Palu pun, kalau beliau yang bawa, kami tidak akan mabuk,” tambahnya.
Momen sederhana ini memperlihatkan sisi merakyat seorang pemimpin yang tidak hanya hadir pada acara formal, tetapi juga terjun langsung dalam kebersamaan.
Feature yang Menguatkan Citra Sang Pemimpin
Kehangatan, kesederhanaan, dan kepemimpinan yang tegas menjadikan sosok Bupati Morowali semakin populis. semangat belajar, pesan persatuan, dan momen humanis seperti menjadi supir bus menunjukkan karakter kepemimpinan yang kuat sekaligus dekat dengan masyarakat dan jajarannya.
Iksan Baharudin Abdul Rauf bukan hanya hadir sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai teladan bahwa pelayanan publik harus dibangun dari hati, kesungguhan, dan kerendahan diri. (Ghaff/Teraskabar).






