Selasa, 13 Januari 2026

Infrastruktur Jalan Provinsi di Sulteng Dipantau Real Time, Seluruh Titik akan Dipasangi CCTV

Infrastruktur Jalan Provinsi di Sulteng Dipantau Real Time, Seluruh Titik akan Dipasangi CCTV
Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyampaikan sambutan pada upacara Peringatan Hari Pekerjaan Umum ke-80 yang digelar di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sulteng, Rabu (3/12/2025). Foto: Biro Adpim

Palu, Teraskabar.id – Jajaran Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Tengah bersama kementerian teknis dan para kepala balai di provinsi ini diminta untuk merancang sistem digital yang mampu memantau kondisi infrastruktur secara real time.

Permintaan tersebut disampaikan Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam sambutannya pada upacara Peringatan Hari Pekerjaan Umum ke-80 yang digelar di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sulteng, Rabu (3/12/2025).

Menurut Gubernur Anwar, upaya digitalisasi di bidang infrastruktur jalan akan diperkuat dengan peluncuran Command Center Lapor Gubernur pada Desember 2025 ini, yang mulai beroperasi penuh pada 1 Januari 2026. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan langsung, sementara dinas terkait dapat memantau siapa yang cepat dan siapa yang lambat menindaklanjuti.

“Transparansi seperti ini bukan ancaman. Ini jalan menuju pemerintahan yang lebih efektif,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya data lapangan yang valid dalam pemetaan kondisi jalan provinsi. Menurutnya, laporan yang selama ini dinyatakan “jalan mantap” harus dapat dibuktikan. Karena itu, seluruh jalan provinsi akan menjalani asesmen menyeluruh pada awal 2026, lengkap dengan rekaman video dari titik ke titik. Ia menilai sistem ini akan memperkuat usulan ke pemerintah pusat karena tidak lagi mengandalkan proposal formalitas.

“Jangan ada lagi angka di atas kertas yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Semua jalan provinsi harus kita rekam agar pengajuan kita punya bukti kuat,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, ia menargetkan pemasangan CCTV di seluruh infrastruktur jalan provinsi di Sulteng pada 2027 untuk memastikan respon cepat terhadap longsor maupun kerusakan jalan.

Ia menyebut digitalisasi sebagai fondasi pemerintahan modern yang harus segera diterapkan. “Era manual harus kita tinggalkan. Digitalisasi adalah kunci percepatan pelayanan publik,” ujarnya.

  Public Expose Live 2024, PT Vale Indonesia Tbk Paparkan Capaian Kinerja TW II

Sistem digitalisasi ini bukan hanya diterapkan pada aspek infrastruktur jalan,  tapi pada seluruh struktur organisasi perangkat daerah lingkup Pemprov Sulteng. Sehingga, Anwar Hafid optimistis Pemprov Sulteng secara bertahap menerapkan sistem digitalisasi pada mekanisme pelayanan publiknya.

Anwar Hafid menambahkan, upaya mendorong percepatan digitalisasi pada pemantauan infrastruktur jalan provinsi di Sulteng karena seluruh program BERANI berpijak pada satu prinsip utama: kelancaran infrastruktur.

“Apa pun programnya, pendidikan, kesehatan, hingga panen raya, tidak akan berjalan maksimal tanpa infrastruktur yang lancar, baik jalan, air, maupun akses transportasi,” tegasnya.

Gubernur Anwar pada kesempatan tersebut juga menyoroti profesionalisme ASN sebagai modal penting pembangunan. Ia menegaskan penerapan merit system secara konsisten agar jabatan ditempati oleh orang yang benar-benar kompeten.

“Sejak saya menjabat, tidak ada pelantikan besar-besaran. Saya ingin memastikan setiap pejabat yang dipilih punya kemampuan, bukan sekadar kedekatan,” katanya.

Anwar juga kembali mengingatkan bahwa pegawai yang terlalu lama berada pada satu jabatan tanpa inovasi akan dirotasi demi menjaga produktivitas organisasi. Ia lalu berbagi pengalamannya sebagai ASN dari golongan 2A hingga 4B. “Jabatan bukan tempat mencari kenyamanan, tapi ruang pengabdian. Orang yang ikhlas dan profesional akan selalu dibutuhkan di mana pun ia ditempatkan,” ujarnya.

Gubernur membuka ruang bagi seluruh pegawai untuk menyampaikan proyek perubahan langsung kepada dirinya. Menurutnya, ide bagus berbasis data yang mendukung program BERANI akan langsung ia dukung dengan anggaran, bahkan jabatan, jika terbukti efektif. Ia menekankan bahwa budaya inovasi harus tumbuh dari bawah, bukan sekadar formalitas diklat.

Dalam bagian lain sambutannya, Anwar menyoroti pentingnya padat karya sebagai strategi pengentasan kemiskinan sektor infrastruktur. Ia mencontohkan program pembersihan saluran air dengan melibatkan masyarakat miskin dan mendorong perluasan kegiatan serupa agar manfaat APBD dapat dirasakan lebih luas.

  Atlet Renang Azzahra Masih Sengketa, Natsir Said: Ada Kemungkinan Pidana

Menutup sambutan, ia mengajak jajaran PU untuk benar-benar mewujudkan semangat perubahan menuju 2026. “Dengan digitalisasi, profesionalisme, inovasi, dan semangat melayani, Sulawesi Tengah bisa bergerak lebih cepat dan lebih tepat,” ujarnya.

Gubernur juga membacakan sambutan resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI yang menegaskan nilai keberanian, integritas, pengabdian, dan ketangguhan insan PU sejak 3 Desember 1945. Sambutan tersebut menekankan pentingnya kerja cerdas, pemerataan pembangunan hingga wilayah terpencil, kualitas pekerjaan yang terjaga, serta kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dan potensi bencana. (red/teraskabar)