Palu, Teraskabar.id – Inisiatif PT Citra Palu Minerals (PT CPM) terlibat dalam bakti sosial di Dusun Uwentumbu, Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Ahad (10/11/2025), diapresiasi Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) dr. A Reny A Lamadjido, S.PK, M.M.
Wagub Reny yang juga ketua IDI Sulteng ini mengatakan, keterlibatan PT CPM di kegiatan sosial ini atas inisiatif sendiri dari pihak perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Poboya, Kota Palu ini.
“Dia mau sendiri (terlibat) tanpa diminta,” kata Reny A lamadjido kepada sejumlah awak media di sela-sela kegiatan Bakti Sosial di Dusun Uwentumbu yang digelar IDI Kota Palu dan Sulawesi Tengah kolaborasi PT CPM dan berbagai mitra lainnya.
Kolaborasi dalam kegiatan sosial ini kata Reny, karena melihat adanya sejumlah kasus kesehatan di Dusun Uwentumbu. Pertimbangan ini kemudian IDI mengangkat tema kegiatan sosial di Uwentumbu dalam rangka memperingati HUT ke-75 IDI adalah “Berkarya Membangun Kesehatan Bangsa: Dokter Mengabdi Membangun Palu.”

Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian para dokter dan tenaga medis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pinggiran Kota Palu.
Beragam kegiatan digelar dalam kesempatan tersebut, seperti penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan mata, serta penyerahan bantuan paket sembako dan hygiene kit kepada warga Uwentumbu, Kelurahan Kawatuna.
“Kegiatan di sini mulai penyuluhan, pemeriksaan anak di antaranya pada kasus kasus stunting dengan melibatkan dokter anak, neurologi, kebidanan. Secara umum, keterlibatan kolaborasi di sini untuk evaluasi tingkat kesehatan masyarakat di sini,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Teknik Tambang PT CPM, Yan Adriansyah mengatakan, PT CPM menegaskan komitmennya untuk selalu siap berkolaborasi untuk mendukung program pemerintah daerah, termasuk pada kegiatan sosial seperti yang dilaksanakan IDI di Dusun Uwentumbu.
“Pada prinsipnya CPM sepanjang kegiatan itu positif, apalagi ini terkiat dengan kesehatan masyarakat di lingkar tambang, itu sebenarnya salah satu pilar pengabdian kami kepada masyarakat,” kata Yan Adriansyah.
Ia menjelaskan, saat ini eranya kolaborasi. Melalui prinsip kolaborasi itu, implementasi segala program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan mudah dilaksanakan.
“Ini sekarang eranya kolaborasi, CPM tidak memiliki tenaga ahli di bidang kesehatan tapi rekan rekan dari IDI Palu dan Sulteng ada, kenapa tidak itu menjadi tenaga ahlinya di kegiatan sosial di Uwentumbu dan CPM membantu dari sisi logistiknya,” ujar Yan Adriansyah.
Ia menambahkan, PT CPM pada prinsipnya siap berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah daerah dengan prioritas intervensi pada wilayah Ring I operasional perusahaan, yaitu Kecamatan Mantikulore.
“Kegiatan ini disesuai kan dengan program perusahaan seperti sunatan massal. Yang jelas prioritas Ring 1 Kecamatan Mantikulore,” ujarnya. (red/teraskabar)







