Minggu, 15 Maret 2026
Ekbis  

IPM Kota Palu Level Status Sangat Tinggi, Capai 83,71 pada 2023

IPM Kota Palu Level Status Sangat Tinggi, Capai 83,71 pada 2023
Kepala BPS Kota Palu, G. A. Nasser pada press release BPS melalui zoom meeting, Rabu (3/1/2024). Foto: Tangkapan layar

Palu, Teraskabar.id – Pembangunan manusia di Kota Palu terus mengalami kemajuan. Status Pembangunan manusia di Kota Palu yang digambarkan dalam status Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sudah berada di level  sangat tinggi yaitu 83,71.

Untuk diketahui, status IPM menggambarkan level pencapaian pembangunan manusia dalam satu periode. Semakin tinggi status IPM menunjukkan capaian pembangunan manusia yang lebih baik.

“Kota Palu berstatus capaian pembangunan manusia sangat tinggi karena  angka IPM nya berada di atas 80, dan satu- satunya di Sulawesi Tengah berstatus sangat tinggi,” kata Kepala BPS Kota Palu, G. A. Nasser pada press release BPS melalui zoom meeting, Rabu (3/1/2024).

Baca jugaIKA Untad Masih Dipandang Minor di Level Nasional

Selama 2020–2023 kata Nasser, IPM Kota Palu rata – rata meningkat sebesar 0,39 persen per tahun, dari 82,74 pada tahun 2020 menjadi 83,71 pada tahun 2023.

IPM Kota Palu sebesar 83,71 persen dibentuk oleh tiga komponen penunjang, yaitu Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH) sebesar 73,71 tahun, Rata-rata Lama Sekolah adalah 11,74 tahun, serta Harapan Lama Sekolah (HLS) 16,51 tahun. Komponen lainnya adalah Pengeluaran Riil per Kapita per Tahun yang disesuaikan mencapai Rp15.501.000.

“Umur harapan hidup untuk IPM Kota Palu berdasarkan SP 2010, pada 2020 mencapai 71,04, kemudian terus bergerak naik menjadi 71.09 pada 2021, kemudian 71,2 di 2022 dan 71,45 di 2023. Setelah kita memiliki data baru hasil SP2022 yang dibuat dari tahun 2020, angka umur harapan hidup untuk Kota Palu pada 2023 mencapai 73,71,” kata Nasser.

Baca jugaMinat Pelamar  PPK di Sulteng Cukup Tinggi, Hari Pertama Tembus 788 Pendaftar

  Hasil Pengukuran IPKD di Sulteng Belum Maksimal, Hanya Menginput Opini BPK, Lainnya Diabaikan

Ia menjelaskan, peningkatan IPM 2023 karena didorong oleh peningkatan pada semua indikator pembentuk. Seperti, umur harapan hidup saat lahir mengalami peningkatan 0,15 tahun atau 0,20 persen dibandingkan tahun 2022, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020-2023 yang mencapai 0,11 persen.

Dimensi pengetahuan pada IPM dibentuk oleh dua indikator, yaitu Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia25 tahun ke atas.

Baca jugaKemenparekraf Yakini PT Vale Mampu Jadi Akselerator UMKM

Selama periode 2020 hingga 2023, HLS Kota Palu rata-rata meningkat 0,57 persen per tahun, sementara RLS meningkat 0,37 persen per tahun. HLS tahun 2023 meningkat 0,15 tahun atau 0,92 persen dibandingkan tahun 2022.  Sementara RLS meningkat 0,01 tahun atau 0,92 persen dibandingkan tahun 2022. (teraskabar)