Senin, 12 Januari 2026

Jembatan Polo Diperbaiki Besok, Kades Harapan Jaya: Terima Kasih Pak Bupati Morowali

jembatan polo diperbaiki besok kades harapan jaya terima kasih pak bupati morowali
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf didampingi Kepala Desa Harapan Jaya Muryanto, saat meninjau jembatan kayu Polo, Senin (8/12/2025). Foto: Dokist

Morowali, Teraskabar.id– Pemerintah Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bumi Raya, memastikan Jembatan Polo diperbaiki mulai besok sebagai langkah cepat menjaga keselamatan warga.

Pemerintah desa mengeluarkan imbauan resmi penutupan sementara akses jembatan seiring pelaksanaan kerja bakti perbaikan. Kebijakan ini menegaskan keseriusan pemerintah desa dalam melindungi pengguna jalan.

Selain itu, pemerintah desa mengajak masyarakat memahami kondisi jembatan yang semakin rapuh. Pemerintah desa juga meminta warga menyesuaikan aktivitas harian selama proses perbaikan berlangsung. Dengan demikian, risiko kecelakaan dapat ditekan secara maksimal.

Bupati Morowali Tinjau Langsung Kondisi Jembatan

Sebelumnya, Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, meninjau langsung Jembatan Polo di Desa Harapan Jaya pada Senin (8/12/2025). Peninjauan ini berlangsung setelah pemerintah daerah menerima laporan warga terkait kondisi jembatan kayu yang membahayakan keselamatan.

Saat peninjauan berlangsung, papan-papan jembatan terlihat mulai patah dan berpotensi putus sewaktu-waktu. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga karena jembatan menjadi akses utama berbagai aktivitas penting.

Bupati Morowali turun langsung menapaki jembatan untuk melihat tingkat kerusakan secara detail. Ia kemudian berdiskusi aktif dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa guna menentukan langkah penanganan cepat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Morowali didampingi Kepala Desa Harapan Jaya Muryanto, Camat Bumi Raya Armin, SE., serta Camat Witaponda Nasron, S.Sos. Kehadiran lintas unsur ini memperkuat koordinasi penanganan infrastruktur desa.

Jembatan Polo Diperbaiki Mulai Rabu, Akses Ditutup Sementara

Selanjutnya, pemerintah desa menetapkan jadwal kerja bakti perbaikan pada Rabu (24/12/2025). Pekerjaan dimulai pukul 07.30 pagi hingga 05.00 sore. Selama waktu tersebut, pemerintah desa menutup sementara akses Jembatan Polo.

Selain itu, pemerintah desa juga menutup jalur alternatif penghubung Desa Harapan Jaya dan Desa Uedago. Kebijakan ini bertujuan menghindari potensi kecelakaan selama proses perbaikan berlangsung.

Langkah ini menegaskan bahwa Jembatan Polo diperbaiki dengan perencanaan dan mengutamakan keselamatan publik.

Bantuan Papan Kayu Dari Bupati Morowali, Jembatan Polo Diperbaiki Besok

Dalam peninjauan sebelumnya, Bupati Morowali langsung menyerahkan bantuan sebagai solusi sementara. Bantuan ini akan mempercepat perbaikan bagian jembatan yang paling rawan. Setelah pekerjaan selesai, akses warga kembali dapat digunakan secara aman.

Iksan Baharudin Abdul Rauf menegaskan bahwa pembangunan jembatan beton telah masuk dalam anggaran tahun 2026. Pemerintah daerah berkomitmen merealisasikan proyek tersebut sesuai jadwal perencanaan.

Pernyataan ini memperjelas bahwa Jembatan Polo Diperbaiki tidak berhenti pada solusi sementara, tetapi berlanjut ke pembangunan permanen.

Apresiasi Kepala Desa dan Harapan Warga

Kepala Desa Harapan Jaya, Muryanto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian langsung Bupati Morowali terhadap kondisi jembatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Morowali, Bapak Iksan Baharudin Abdul Rauf, karena telah turun langsung meninjau Jembatan Polo dan segera mengambil langkah cepat. Bantuan papan kayu ini sangat membantu warga kami sambil menunggu pembangunan jembatan beton,” ujar Muryanto, Selasa (23/12/2025).

Ia menegaskan bahwa Jembatan Polo menjadi urat nadi aktivitas warga, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Oleh karena itu, perbaikan jembatan menjadi kebutuhan mendesak.

Muryanto juga berharap pembangunan jembatan beton pada 2026 dapat terlaksana tepat waktu. Menurutnya, kondisi jembatan kayu saat ini hampir tidak lagi mampu menahan beban kendaraan.

Dengan adanya perhatian pemerintah daerah, masyarakat kini menyimpan optimisme baru. Mereka menilai Jembatan Polo diperbaiki sebagai awal peningkatan infrastruktur desa yang lebih aman, layak, dan berkelanjutan. (Ghaff/Teraskabar).