Minggu, 25 Januari 2026

JUWITA Resmi Diluncurkan, Wadah Memperkuat Peran Jurnalis Perempuan di Sulteng

JUWITA Resmi Diluncurkan, Wadah Memperkuat Peran Jurnalis Perempuan di Sulteng
Pemotongan Tumpeng oleh Kartini Nainggolan (Mercusuar) menandakan peluncuran secara resmi JUWITA, Sabtu (17/5/2025), di Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Kartini Nainggolan (Mercusuar), Indrawati Syamsudin (Media Online Buletin) dan Kristina Natalia Abast (Antara) adalah tiga jurnalis wanita di Kota Palu yang memiliki semangat bersama untuk menjadikan jurnalisme sebagai sarana perubahan, khususnya bagi perempuan dengan menghadirkan Juwita yang berbentuk perkumpulan.

JUWITA hadir dengan misi memperkuat peran jurnalis perempuan serta mendorong pemberdayaan masyarakat melalui karya jurnalistik, dokumentasi dan advokasi komunitas.

“Pada 28 November 2024, kami sepakat membentuk wadah yang mampu memperkuat suara perempuan dalam dunia jurnalisme. Alhamdulillah, JUWITA resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM pada 26 Januari 2025,” ujar Kartini sebagaimana rilis yang dikirimkan JUWITA kepada para jurnalis di Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, JUWITA tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi, melainkan juga ruang kolaborasi yang mengajak jurnalis perempuan di seluruh Indonesia untuk saling berbagi visi dan kontribusi.

“Kami ingin menciptakan ekosistem jurnalistik yang lebih inklusif, yang tak hanya memotret realitas, tapi juga berkontribusi pada perubahan sosial,” tambahnya.

Secara resmi JUWITA diluncurkan pada Sabtu (17/5/2025) di Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Tidak tanggung tanggung, hari itu juga JUWITA meluncurkan film dokumenter “Kopi Tua Dess Katu” hasil kerja sama dengan rumah produksi Alfatwa Multimedia.

Film berdurasi sekitar 25 menit tersebut terinspirasi dari cerita lisan para orang tua di Desa Katu tentang keberadaan pohon-pohon kopi tua yang ditanam sejak masa kolonial Belanda di kawasan Kompo. (***/erny/teraskabar)

  Bupati Parimo Tanam Durian Perdana di Taopa Utara