Minggu, 25 Januari 2026
Ekbis, Home  

Kades Bahomoahi Morowali Akui Program PSRLB PT Vale Mengubah Pola Pikir Petani

Kades Bahomoahi Morowali Akui Program PSRLB PT Vale Mengubah Pola Pikir Petani
Kades Bahomoahi, Kecamatan Bungku Timur, Asep Anwar Musyadat. Foto: Dok

Morowali, Teraskabar.idPT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari perusahaan MIND ID (Mining Industry Indonesia), dikenal sebagai salah satu perusahaan yang concern terhadap pemberdayaan masyarakat. Salah satunya, program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) melalui metode System of Rice Intensification (SRI) Sri Organik yang diterapkan di sejumlah desa binaan PT Vale di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Pada program ini, PT Vale IGP Morowali sejak 2022 silam telah melakukan panen raya Padi SRI organik bagi kelompok tani binaan dari empat desa, yaitu Bahomotefe, Bahomoahi, Ululere, dan Kolono, di Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali. Mereka juga memperoleh pelatihan dan pendampingan pelatihan tanaman herbal, sayuran organik, serta pemanfaatan pekarangan.

Kepala Desa Bahomoahi, Asep Anwar, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program PSRLB yang digalakkan oleh PT Vale. Menurutnya, program ini bukan hanya berdampak pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga membawa perubahan besar dalam pola pikir dan pola hidup masyarakat, termasuk dirinya secara pribadi.

“Kami sangat mendukung program SRI organik ini. Bahkan dari Dana Desa kami sudah menganggarkan bantuan dua unit mesin pencacah rumput untuk mendukung para petani,” ungkapnya kepada Teraskabar.id, Sabtu (5/7/2025). Ia menyebutkan bahwa program ini dinilainya sangat positif, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga kesehatan.

PT Vale IGP Morowali memperkuat kemandirian petani organik dengan memberikan bantuan fasilitas pendukung pertanian. Foto: Dok

Saat ini, meskipun jumlah petani yang ikut serta dalam budidaya padi organik masih terbatas, namun antusiasme mereka cukup tinggi. “Mereka jadi lebih semangat karena tidak perlu lagi beli pupuk dan obat-obatan kimia. Bahkan, harga jual beras organik ini juga lebih baik,” tambahnya.

Ia berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam program ini. “Kalau bisa, semua petani menggunakan metode SRI organik. Karena ini betul-betul menghemat biaya dan jauh lebih sehat,” ujarnya.

  Polres Morowali Utara Ringkus Pelaku Pencurian Ternak yang Meresahkan Warga Lembo Raya

Lebih lanjut, ia juga menuturkan bagaimana dirinya terdorong untuk mulai mengurangi konsumsi obat kimia, dan beralih ke pengobatan alami berbasis herbal. “Sekarang saya lebih sering menggunakan rimpang untuk menjaga kesehatan tubuh. Ini berkat pendampingan dari PT Vale yang tidak hanya di bidang pertanian, tapi juga memperkenalkan manfaat tanaman herbal,” katanya.

Namun demikian, ia mengakui bahwa pelatihan dan pendampingan untuk generasi muda masih tergolong minim. Menurutnya, pelibatan generasi milenial dalam program semacam ini sangat penting agar keberlanjutan pertanian organik bisa terjaga. “Mereka masih butuh banyak bimbingan. Karena itu, kami masih sangat membutuhkan pembinaan lebih lanjut,” ujarnya.

Mengenai komunikasi dan koordinasi dengan PT Vale IGP Morowali, Asep menilai hubungan tersebut sudah terjalin baik meski masih bisa ditingkatkan. “Kami tetap intens berkomunikasi, tapi kami juga berharap bisa lebih diperkuat lagi, mengingat tidak semua program bisa kami akomodir melalui anggaran desa,” jelasnya.

Dukungan PT Vale katanya, bukan hanya pada PSRLB. Salah satu aksi konkret lainnya adalah reboisasi mangrove yang dilakukan rutin setiap tahun. Ia menekankan bahwa kerja sama yang terjalin ini bukan sekadar rencana, melainkan hubungan kemitraan jangka panjang yang telah dibangun selama ini.

“Yang kami harapkan, perusahaan terus membuka ruang untuk mendukung kebutuhan masyarakat, baik di bidang pelatihan, ekonomi, maupun pengembangan potensi wisata seperti yang sudah mereka lakukan di area wisata mangrove,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi yang terus diperkuat, Kepala Desa Bahomoahi yakin bahwa pertanian sehat dan ramah lingkungan melalui metode SRI organik akan menjadi tulang punggung masa depan desa yang mandiri, sehat, dan berkelanjutan.

“Kami berharap program ini bisa memberikan nilai tambah bagi petani. SRI Organik ini banyak memberikan manfaat tidak saja terhadap lingkungan, tapi juga bisa meningkatkan ekonomi petani,” tuturnya.

  Dukung Kesehatan Berkelanjutan di Morowali, PT Vale Salurkan Bantuan Medis di 13 Desa dan 2 Puskesmas

Sebelumnya, PT Vale memberikan pendampingan dan pelatihan PSRLB selama 3 bulan sekitar awal Januari 2022 yang melibatkan para kelompok tani di empat desa binaan, yaitu Desa Bahomotefe, Desa Bahomoahi, Desa Ululere, dan Desa Kolono. Selanjutnya, tanam padi perdana menggunakan metode SRI organik ini merupakan wujud implementasi dari pendampingan dan pelatihan itu sendiri.

Pada 11 Juni 2022, panen padi SRI organik di salah satu lahan milik petani binaan PT Vale di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur.

Selain itu, kelompok tani yang juga disebut sebagai warga belajar diberikan pelatihan terkait tanaman herbal, penanaman padi di pekarangan, penanaman sayuran organik, dan penanaman padi di sawah.

Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Morowali yang hadir saat panen padi SRI organik bersama perwakilan PT Vale saat itu, mengatakan pola pertanian SRI Organik yang diberikan PT Vale lewat pembinaan PSRLB dapat jadi rujukan untuk para perusahaan lain dalam menerapkan sosial PPM.

Program PSRLB yang diinisiasi oleh PT Vale ini adalah sentuhan yang tepat untuk kebutuhan dasar masyarakat, bukan sekadar memberikan bantuan fisik berupa nominal uang, tetapi didampingi dan diberikan penguatan guna peningkatan sumber daya manusia dalam mengelolah usaha pertaniannya. Sehingga memiliki nilai tambah yang berkesinambungan. (Ghaff/Teraskabar)