Selasa, 13 Januari 2026

Kades Bahonsuai : Musrenbang Gabungan Efisien dan Menyatukan Persepsi

Kades Bahonsuai : Musrenbang Gabungan Efisien dan Menyatukan Persepsi
Kepala Desa Bahonsuai, Mutrafin, saat menandatangi Berita Acara pada kegiatan Musrenbang, Kamis (3/7/2025). Foto : Istimewa

Morowali, Teraskabar.idBupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Morowali untuk periode 2025–2029, Kamis (3/7), di Desa Bahonsuai, Kecamatan Bumi Raya.

Yang istimewa, untuk pertama kalinya forum perencanaan ini dilaksanakan secara gabungan, mewakili tiga kecamatan sekaligus, Wita Ponda, Bumi Raya, dan Bungku Barat. Pendekatan baru ini diapresiasi oleh banyak pihak sebagai langkah inovatif yang lebih efisien dan mampu menyatukan persepsi antarwilayah sejak awal proses perencanaan.

“Biasanya kegiatan seperti ini dilakukan di satu kecamatan. Tapi kali ini kita gabungkan tiga kecamatan sekaligus. Ini adalah metode terbaru untuk menyamakan persepsi dan mengefisienkan proses kerja di Morowali,” ujar Bupati Iksan dalam sambutannya.

Musrenbang gabungan ini digelar dengan tujuan mengintegrasikan aspirasi pembangunan dari berbagai wilayah sejak awal, guna menyusun RPJMD yang lebih komprehensif dan representatif.

Menanggapi pelaksanaan Musrenbang kali ini, Kepala Desa Bahonsuai, Kecamatan Bumi Raya, Mutrafin menyampaikan dukungannya terhadap pendekatan tersebut. Ia menilai metode gabungan ini memberi ruang kolaboratif yang lebih kuat antarwilayah, efesien dan menyatukan persepsi.

“Ini langkah positif. Kami dari desa merasa lebih terlibat dan bisa melihat langsung bagaimana aspirasi antarwilayah bisa dikolaborasikan. Harapannya, pembangunan ke depan bisa lebih merata dan terarah,” ujar Mutrafin.

Musrenbang gabungan ini dihadiri oleh unsur pemerintahan kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan OPD terkait. Pemerintah Kabupaten Morowali berharap pendekatan ini dapat menjadi model baru dalam perencanaan pembangunan daerah di masa mendatang. (Ghaff/Teraskabar)

  Arab Saudi Ikut Memasok Bahan Bakar kepada Pendudukan Israel Selama Perang Gaza