Selasa, 11 Agustus 2026

Kegiatan IBR Fest 2026 di Morowali: Bukan Pasar Ramadan Biasa!

kegiatan ibr fest 2026 di morowali bukan pasar ramadan biasa
Kegiatan IBR Fest 2026 di Morowali. Foto: Ghaff

Morowali, Teraskabar.id – Sejak awal Ramadan, kegiatan IBR Fest 2026 langsung menyedot perhatian warga Morowali. Pengunjung memadati Taman Kota Fonuasingko untuk menikmati konsep kegiatan yang berbeda dari pasar Ramadan pada umumnya. Karena itu, masyarakat tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga merasakan atmosfer festival yang lebih hidup dan penuh kebersamaan.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, secara resmi membuka kegiatan ini pada Kamis (19/2/2026), bertepatan dengan hari pertama Ramadan 1447 Hijriah. Ia menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan demikian, pemerintah mendorong kolaborasi aktif antara pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat luas.

Kegiatan IBR Fest 2026: Konsep Modern dan Fasilitas Gratis

Ketua Panitia, Asfar, menjelaskan bahwa kegiatan IBR Fest 2026 menghadirkan Pasar Ramadan dengan konsep lebih modern dan terorganisir. Panitia melibatkan 81 pelaku UMKM lokal serta menyediakan fasilitas lengkap secara gratis tanpa memungut biaya. Selain itu, panitia menata area jualan agar pengunjung merasa nyaman dan pedagang lebih leluasa melayani pembeli.

“Kami ingin menghadirkan pasar Ramadan yang bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga ruang silaturahmi dan hiburan. Kami menggratiskan lapak agar UMKM benar-benar merasakan manfaat ekonomi secara maksimal.” ujar Asfar.

Di lokasi kegiatan, terpantau di hari kelima, Senin (23/2/2026), para pedagang aktif menawarkan aneka takjil dan kuliner khas Ramadan. Sementara itu, pengunjung terus berdatangan. Kondisi ini membuktikan bahwa kegiatan IBR Fest 2026 efektif menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Tidak hanya menonjolkan sektor perdagangan, panitia juga menghadirkan musik religi, hiburan rakyat, dan lomba anak-anak. Kemudian, panitia menggelar pembagian sembako kepada lansia sebagai bentuk kepedulian sosial. Doorprize pun mereka siapkan untuk menambah semarak suasana.

  Partai Pekerja Kurdistan Membubarkan Diri, Akhiri Perlawanan Bersenjata terhadap Turki

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kegiatan IBR Fest 2026 membuktikan diri sebagai festival rakyat yang memadukan ekonomi, hiburan, dan solidaritas sosial. Oleh sebab itu, hingga penutupan pada 14 Maret 2026, panitia terus menjaga kualitas acara agar manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat Morowali.

Sebagai Ketua Panitia, Asfar mengajak seluruh masyarakat Morowali untuk terus meramaikan kegiatan ini hingga penutupan. Ia menegaskan bahwa partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan acara tersebut.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang, berbelanja, dan menikmati seluruh rangkaian acara. Semakin ramai kegiatan ini, semakin besar manfaat ekonomi yang dirasakan para pelaku UMKM kita,” pungkasnya. (Ghaff/Teraskabar).