Palu, Teraskabar.id– Kepala Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu berkunjung ke kantor Wali Kota Palu dan diterima Hadianto Rasyid, Kamis (5/6/2025), di ruang kerja wali kota.
Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus koordinasi awal terkait peningkatan pelayanan dan operasional di kawasan bandara.
Dalam pertemuan tersebut, Prasetyohadi yang baru saja menjabat sebagai Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari Wali Kota Palu.
“Terima kasih saya sebagai Kepala Bandara Mutiara SIS Al-Jufri yang baru menjalankan tugas, alhamdulillah Bapak Wali sudah menerima dengan sangat baik. Pada intinya, kami berdiskusi terkait operasional pelayanan di Bandara, dan beliau sangat welcome serta sangat mendukung untuk terus terjalin koordinasi,” ujar Kepala Bandara Mutiara Sis Aljufri Prasetyohadi.
Ia juga menyampaikan dua isu utama yang tengah menjadi perhatian pihak bandara. Pertama adalah persoalan lahan yang belum sepenuhnya dibebaskan sesuai dengan masterplan pengembangan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri.
Menurutnya, hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar rencana pengembangan bandara dapat berjalan optimal.
“Kedua, kami juga membahas soal transportasi publik. Selama ini memang sudah ada Bus Trans Palu, namun ke depannya akan kami tata kembali agar bus bisa masuk langsung ke area bandara. Saat ini, bus masih menunggu penumpang di luar area,” jelas Kepala Bandara Mutiara Sis Aljufri.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam sinergi antara Pemerintah Kota Palu dan otoritas bandara dalam mewujudkan pelayanan transportasi yang semakin baik, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat.
Dua hari sebelumnya, tepatnya pada Selasa (3/6/2025), Pemprov Sulteng membahas langkah percepatan peningkatan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi bandara internasional.
Rapat yang dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid tersebut berlangsung di ruang kerja Kantor Gubernur Sulteng dan dihadiri Kepala Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, perwakilan Bea Cukai, Imigrasi, Balai Karantina, Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Camat Palu Selatan, serta perwakilan Pemerintah Kota Palu.
Dalam keterangannya usai rapat, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa upaya ini merupakan langkah strategis untuk membuka konektivitas Sulawesi Tengah dengan negara lain, sekaligus mendukung pelayanan keberangkatan jamaah haji langsung dari Palu.
“Alhamdulillah, saya baru saja selesai memimpin rapat dengan instansi terkait. Kita membicarakan bagaimana supaya Bandara Sis Al-Jufri ini bisa kita tingkatkan statusnya menjadi bandara internasional,” ujar Gubernur.
Ia menambahkan, selain mendorong kelancaran aktivitas penerbangan internasional, tujuan utama dari peningkatan status ini adalah agar jamaah haji dari Sulawesi Tengah dapat berangkat langsung dari Bandara Mutiara Sis Al-Jufri tanpa harus transit di daerah lain.
“Mohon doa seluruh warga Sulawesi Tengah, mudah-mudahan niat dan kerja keras yang telah kita rencanakan ini dimudahkan. Semua tim yang hadir hari ini luar biasa dan saya percaya kita bisa wujudkan ini bersama-sama,” imbuhnya. (red/teraskabar)






