Sabtu, 24 Januari 2026

Ketua DPC Demokrat Morowali Kecam Keras Tuduhan Soal Ijazah Jokowi

Ketua DPC Demokrat Morowali Kecam Keras Tuduhan Soal Ijazah Jokowi
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Morowali / Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid. Foto : Istimewa

Morowali, Teraskabar.id– Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Morowali, H. Syarifudin Hafid, menyampaikan kecaman keras terhadap tuduhan bahwa Partai Demokrat terlibat dalam penyebaran isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Menurutnya, tuduhan tersebut merupakan fitnah yang mencoreng nama baik partainya.

Syarifudin menegaskan bahwa narasi “partai biru” yang dipakai untuk menyudutkan Demokrat adalah bentuk politisasi murahan dan tak memiliki dasar faktual. Ia menyebut tuduhan ini sebagai usaha sistematis untuk menciptakan perpecahan, serta “membunuh karakter” institusi demokrasi. Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), dan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP, Herzaky Mahendra Putra.

“Partai Demokrat tidak ada kaitannya dengan isu ijazah palsu. Tuduhan ini adalah fitnah keji dan tidak berdasar,” tegas Syarifudin, Rabu (30/7), menekankan keseriusan penolakannya serta kesiapan seluruh pengurus DPC dan kader Morowali untuk turut meluruskan narasi di publik.

Pernyataan keras ini menyertai rangkaian bantahan resmi dari kubu Demokrat nasional. Ketua Umum Aguas Harimurti Yudhoyono (AHY) bahkan memerintahkan setiap lini partai untuk aktif meluruskan polarisasi narasi, terutama terkait tuduhan keterlibatan Demokrat di balik polemik ijazah Jokowi.

Selain menolak tuduhan, Syarifudin Hafid juga mengimbau masyarakat agar tidak terjebak dalam polarisasi politik sempit. Ia mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi yang sehat di daerah, serta memperkuat kesinambungan pembangunan melalui aspirasi rakyat seperti akses layanan pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi lokal, isu yang selama ini menjadi perhatian utama Demokrat Morowali.

“Tuduhan terhadap Demokrat bahwa Demokrat adalah otak di balik isu ijazah palsu Jokowi adalah fitnah dan tidak berdasar. Tidak ada hubungan antara Demokrat dan polemik ijazah Jokowi. Dan Ketua Umum AHY telah menginstruksikan semua jajaran Partai Demokrat untuk meluruskan tuduhan fitnah tersebut,” tegas Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

  Gubernur Sulteng Tutup Permanen Dua Tambang di Tipo, Ribuan Warga Sambut Sukacita

Syarifudin Hafid mempertegas bahwa partainya menjunjung tinggi integritas dan transparansi. Tuduhan politik yang merusak kredibilitas Demokrat di tingkat nasional maupun lokal ditolak mentah-mentah, dan Demokrat berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat tanpa terpengaruh oleh penggiringan opini yang tidak objektif. (Ghaff/Teraskabar)