Oleh Andi Ridwan
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) didirikan pada 12 November 1976 di Jakarta dan merupakan organisasi kerukunan masyarakat yang menghimpun dan mempersatukan para perantau Sulawesi Selatan.
KKSS diinisiasi oleh 26 pendiri, di antaranya, Andi Sose, Baharuddin Lopa, Jusuf Malombassang, Manai Sophiaan.
Ada lima tujuan pembentukan KKSS.
Baca juga : Warga KKSS di Sulteng Bertekad Lahirkan Ketua Tanpa Perpecahan
PERTAMA
Menciptakan hubungan kekeluargaan, persaudaraan, kebersamaan dan harmonisasi dengan para anggota.
KEDUA
Memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya Sulawesi Selatan.
KETIGA
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
KEEMPAT
Menanamkan motivasi akan makna keberadaan dan pengabdian anggota KKSS utamanya dalam pembangunan Sulsel.
KELIMA
Menggalang potensi agar bisa berkontribusi untuk Sulawesi Selatan dan pembangunan nasional secara umum.
KKSS di 33 Provinsi di Indonesia
Telah memiliki 33 Pengurus Wilayah Provinsi di Indonesia dan 8 Badan Pengurus Luar Negeri, termasuk di antaranya yaitu, Pengurus wilayah Sulawesi Tengah yang rencananya melakukan musyawarah wilayah yang Ke-V;
Muswil l Ketum H. Yusuf Paddong
Muswil ll Ketum Andi Patongai
Muswil lll Ketum DR. Idham. Chalid, SH, MH
Muswil lV Ketum H. Tjabani
Muswil V Ketum, sementara akan dipilih.
KKSS Sulteng dan Tujuan Muswil
Adalah Tudang Sipulung atau musyawarah dalam mengevaluasi LPJ , Laporan pertangungjawaban Pengurus Wilayah periode lalu.
Memberhentikan dan memilih ketua atau pengurus wilayah yang baru.
Di momentum seperti inilah sebuah organisasi kembali semarak melakukan kegiatan Periodesasi Keorganisasian KKSS maju mundurnya organisasi KKSS di Sulawesi Tengah, tentu sangat ditentukan oleh Ketua terpilih dan pengurus yang baru atas dasar pertimbangan itu semua
KKSS Membutuhkan Ketua Umum
KKSS Sulawesi Tengah memiliki yang baru dengan syarat sebagai berikut:
- Tokoh warga Sulawesi Tengah yang dituakan atau dijadikan panutan Uswatun Hasanah oleh keluarga perantau dari Sulawesi Selatan.
- Memiliki ilmu Pengetahuan dan Moral yang tinggi,serta telah puluhan tahun menjadi warga di Sulteng , sehingga dikenal baik oleh mayoritas anggota KKSS.
- Mampu Mappasiddi’ atau mempersatukan anggota KkSS dari semua lapisan yang ada di Sulawesi Tengah , bergerak bersama menuju tujuan KKSS di dirikan
- Pernah menjadi Pengurus KKSS baik ditingkat daerah maupun wilayah sebagai jaminan Memiliki Kemampuan mengelola KKSS SulTeng menuju perubahan yang lebih baik dengan tetap menjunjung tinggi Kearifan Lokal di Sulawesi Tengah.
Dan, akhirnya selamat ber- Muswil KKSS dengan harapan terpilihnya Ketum KKSS yang baru. (teraskabar)






