Sabtu, 24 Januari 2026

Kodim Morowali Amankan Pasutri di Bahodopi karena Miliki 400 Gram Sabu

Kodim Morowali Amankan Pasutri di Bahodopi karena Miliki 400 Gram Sabu
Tim Intel Kodim 1311/Morowali bersama Intel Korem 132/Tadulako berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat lebih dari 400 gram di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Foto: Istimewa

Morowali, Teraskabar.id – Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Morowali, Sulawesi Tengah, kembali membuahkan hasil. Tim Intel Kodim 1311/Morowali bersama Intel Korem 132/Tadulako berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat lebih dari 400 gram di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Operasi intelijen ini menjadi bukti nyata keseriusan TNI dalam mendukung pemberantasan narkoba, khususnya di wilayah industri dan pertambangan yang rawan disusupi peredaran barang haram.

Menurut Kasdim 1311/Morowali, Mayor ARM Nofry Poli, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat pada Ahad malam (27/7/2025) mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kos di Desa Bahodopi yang kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, tim kami melakukan pemantauan selama tiga hari. Setelah informasi dinyatakan valid, pada Selasa dini hari (29/7/2025), kami melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan dua pelaku beserta barang bukti sabu seberat lebih dari 400 gram,” kata Mayor Nofry kepada awak media.

Kedua pelaku yang diamankan diketahui merupakan pasangan suami istri, berinisial AD (30) dan RAL (35). Dari informasi kedua pelaku, mereka mengaku telah menjalankan bisnis terlarang ini selama tiga bulan terakhir di wilayah Bahodopi.

Lebih mengejutkan, berdasarkan pengakuan mereka, sabu tersebut didapatkan dari Kota Palu.

Saat ini kedua pelaku diamankan di Makodim 1311/Morowali dan akan segera diserahkan ke aparat penegak hukum untuk proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami sangat mengapresiasi peran masyarakat dalam pengungkapan kasus ini. Partisipasi aktif warga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Ini juga menjadi peringatan keras bagi para pelaku, bahwa TNI tidak akan tinggal diam terhadap peredaran narkotika di wilayah teritorial kami,” tegasnya.

  Binaan PT Vale, Petani Panen Raya SRI Organik di Desa Kolono Morowali

Dengan keberhasilan ini, Kodim 1311/Morowali dan Korem 132/Tadulako menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemberantasan narkoba dan menjaga wilayah Morowali tetap aman dari ancaman narkotika. (red/teraskabar)