Morowali, Teraskabar.id – Kepemimpinan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Morowali mengalami perubahan. Ketua PMI Morowali, Drs. Yusman Mahbub, M.Si, secara resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya melalui surat bertanggal 19 Maret 2025 yang ditujukan kepada Ketua PMI Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam surat pengunduran dirinya, Yusman Mahbub menyatakan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai hal, terutama karena merasa tidak lagi dapat memberikan kontribusi maksimal dalam menjalankan amanah organisasi.
Seiring dengan mundurnya Yusman Mahbub, PMI Provinsi Sulawesi Tengah kemudian menerbitkan Surat Keputusan Nomor: 064/KEP/PMI-PROV/VIII/2025 tentang penunjukan Haji Gunawan, SKM sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua PMI Kabupaten Morowali masa bakti 2024–2029.
SK yang ditandatangani oleh Ketua PMI Sulawesi Tengah, Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si, pada 28 Agustus 2025 tersebut menugaskan Haji Gunawan untuk mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (MUSKABLUB) PMI Morowali dalam waktu tiga bulan, mulai 28 Agustus hingga 28 November 2025.
Dalam keputusan itu ditegaskan, apabila MUSKABLUB tidak terlaksana sesuai waktu yang ditentukan, maka PMI Provinsi Sulawesi Tengah akan mengambil langkah sesuai AD/ART dan ketentuan organisasi. Adapun seluruh biaya pelaksanaan kegiatan ini menjadi tanggung jawab PMI Kabupaten Morowali.
Surat keputusan ini juga ditembuskan kepada Ketua Umum PP PMI di Jakarta, Gubernur Sulawesi Tengah selaku Pelindung PMI Provinsi, serta Bupati Morowali sebagai Pelindung PMI Kabupaten.
Terkait hal tersebut, Ruslan Kamarudin, salah satu penggiat dan pendonor darah aktif di Morowali berharap bahwa dengan adanya penunjukan ini, roda organisasi PMI Morowali akan berjalan lancar, terutama dalam pelayanan kemanusiaan dan sosial bagi masyarakat.
“Selaku pengurus Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kabupaten Morowali yang concern terhadap aktivitas donor darah, saya berharap kedepan PMI akan menjadi lebih baik dan lebih membuka diri untuk berkolaborasi dengan organisasi donor darah yang ada,” ucap Ruslan. (Ghaff/Teraskabar)







