Palu, Teraskabar.id – Korban kapal tenggelam KM Mardika Wahyu akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Kamis (29/2/2024) sekitar pukul 9.15 Wita. Korban bernama Fandi (31) ditemukan oleh seorang nelayan Desa Manimbaya pada jarak sekitar 19 Nm dari lokasi kejadian pertama insiden kapal tenggelam.
Nelayan yang menemukan korban segera menghubungi Tim SAR gabungan yang sedang melakukan pencarian terhadap korban.
“Tim SAR gabungan melaksanakan evakuasi korban menggunakan RIB posisi penemuan korban pada koordinat 0°2’47.13″ S – 119°37’21.19″ E Heading 79° jarak dari LKP 19 Nm dalam keadaan selamat,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andreas melalui keterangan tertulis yang diterima media ini, Kamis (29/2/2024).
Baca juga: Kapal Ikan KM Mardika Tenggelam di Perairan Dampelas Donggala
Selanjutnya, korban dievakuasi ke puskesmas terdekat. Tim Sat gabungan tiba di Puskesmas Balaesang, Kabupaten Donggala, sekitar pukul 11.50 Wita dan korban segera diberikan penanganan medis lanjut.
Sebagaimana diketahui, Kapal Motor (KM) Mardika Wahyu mengalami kebocoran dan tenggelam di Perairan Dampelas, Desa Tondo, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andreas, mengatakan, KM Mardika Wahyu adalah kapal jenis penangkap ikan. Kapal yang memuat 7 orang itu dilaporkan tenggelam pada Senin (26/2/2024) sekitar pukul 22.00 Wita.
Baca juga: Seorang Remaja Dilaporkan Tenggelam di Pantai Talise Kota Palu
Berdasarkan kronologis kejadian, kapal KM Mardika Wahyu berangkat melaut pada Ahad (25/2/2024) sekitar pukul 6.00 Wita dengan jumlah POB 7 orang. Lantas mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Dampelas, Desa Tondo Sirenja ke esokan harinya sekitar malam hari.
Informasi mengenai insiden KM Mardika Wahyu tenggelam, baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu pada Rabu (28/2/2024) sekitar pukul 15,12 Wita.
“Ketika menerima laporan, kami segera memberangkatkan personel menuju lokasi kejadian dengan jarak waktu tempuh sekitar 3 jam,” ujarnya.
Baca juga: Pencarian terhadap Adi, Remaja Tenggelam di Pantai Talise Kembali Dilanjutkan
Masih menurut Andreas, awalnya dilaporkan jumlah korban 7 orang meninggalkan rompong dan diperkirakan hanyut dan hilang. Namun belakangan dilaporkan 6 orang berhasil selamat dan seorang lagi dinyatakan hanyut. Korban yang hanyut dan masih dalam proses pencarian bernama Fandi (31)
“Info terakhir korban hanyut bersama rakit dan peti, 6 orang korban berhasil selamat dan satu orang lainnya hanyut,” ujarnya.
Terhadap korban yang hanyut tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri Rescuer dan ABK KPP Palu, pihak pemilik kapal dan masyarakat setempat melakukan upaya pencarian hingga jelang malam hari. Namun, hasilnya masih nihil. (teraskabar)







