Sabtu, 24 Januari 2026
Home, Sport  

Kota Palu Kini Bertabur Atlet Muda Catur Potensial

Kota Palu Kini Bertabur Atlet Muda Catur Potensial
Sekretaris pengurus percasi kota palu Marihot Pakpahan menyerahkan medali dan sertifikat kepada Kifliansyah sebagai juara 3 pada kategori catur klasik perorangan putra. Juara 2 Ferdi Wuner dan Juara 1 Jonh Tomy pada Porkot Palu 2025, Kamis malam (4/9/2025), di Madalle Cafe Kota Palu. Foto: Teraskabar.id

Palu, Teraskabar.id – Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Palu telah selesai dilaksanakan tadi malam ditandai seremoni penutupan oleh Sekretaris KONI Kota Palu, Ir Calvin Tawil, Kamis malam (4/9/2025).

Cabor yang diikuti 64 atlet terdiri dari 58 atlet putra dan 6 atlet putri didominasi peserta usia muda.

” Porkot 2025, cabor catur kali ini diikuti lebih banyak peserta dengan usia muda, jika dibandingkan Porkot 4 tahun lalu, yang potensial untuk berkembang,” kata Ketua Panitia PORKOT Palu VI tahun 2025, Marihot Pakpahan, S.Pi., M.Si saat menyampaikan laporannya pada penutupan PORKOT Palu VI, Kamis malam (4/9/2025), di Madalle Cafe Kota Palu.

Sekretaris Pengurus Percasi Kota Palu ini bahkan secara gamblang menyebut nama-nama atlet muda potensial Cabor catur hasil PORKOT Palu 2025. Di antaranya, Revol Jordan yang berhasil meraih medali emas dari kategori catur cepat perorangan putra dan catur kilat perorangan putra.

Selain Revol Jordan, atlet muda potensial lainnya adalah Kifliansyah Toramai. Atlet catur dari Tawaeli ini berhasil meraih perunggu pada kategori catur klasik perorangan putra dan menempati posisi 5 di catur kilat perorangan putra dari 20 peserta dan posisi 6 di catur cepat perorangan putra dari 20 peserta. Atlet muda potensial lainnya adalah Wahid, Reyhan, dan Gilang.

Ketua Percasi Kota Palu, Syarifuddin menyerahkan medali perunggu kepada Zulfana Tasya pada kategori catur klasik perorangan putri. Juara II Nurfahra dan Juara I Tiara Ellen. Foto: Teraskabar.id

Begitupula untuk peserta putri pada PORKOT Palu 2025 ini, 90 persen merupakan pemain muda. Mereka itu adalah Zulfana Tasya (Mantikulore), Nurfahra (Ulujadi), Tiara Ellen (Tawaeli), Nadzrah Djibran (Tatanga), Mutiara (Mantikulore), serta Salwa (Tawaeli).

“ Diharapkan generasi genarasi muda ini akan berkembang terus, mengikuti dan melanjutkan generasi generasi senior, untuk membawa Kota Palu terus berkembang dalam cabang olahraga catur,” imbuh Marihot.

Menurutnya, beberapa orang yang juga atlet muda potensial namun tidak dapat berpartisipasi, disebabkan mendapat tugas yang mendesak dan tidak dapat ditunda.

  Panjat Tebing Cabor Prioritas di Sulteng Emas 2024, Bonus Rp 1 Miliar Menanti Peraih Emas

Ia menambahkan, hasil dari PORKOT ini, sekaligus menjadi ajang penjaringan atlet catur kota Palu, dalam rangka mengikuti PORPROV tahun 2026.

Peraih point  tertinggi, akan mengikuti seleksi Porprov. Diperkirakan sekitar 20 – 25 orang terbaik akan diikutkan dalam ajang seleksi tersebut, untuk mendapatkan 10 -12 orang yang akan menjadi peserta Porprov tahun 2026 mendatang.

Diharapkan dengan metode tersebut, akan menghasilkan pemain pemain terbaik kota Palu, khususnya untuk cabor catur. (red/teraskabar)