Morowali, Teraskabar.id – Event Latber Trail silaturahmi Morowali menyedot perhatian komunitas motor trail. Kegiatan ini berlangsung meriah dan tertib. Panitia mengemas acara dengan konsep silaturahmi, kebersamaan, dan sportivitas.
Latihan bersama motor trail tersebut digelar pada Sabtu (20/12/2025). Panitia melaksanakan kegiatan di kawasan BTN Bahoruru. Sejak awal, ratusan rider memadati lokasi dengan penuh semangat. Selain itu, deru motor trail langsung membangkitkan atmosfer kebersamaan.
Event Latber Trail silaturahmi Morowali digelar oleh Tim Kerja IBR bersama Komunitas Trail Morowali (KTM). Panitia mempercayakan kepemimpinan kegiatan kepada Asfar, SE. Ia memimpin persiapan secara terstruktur dan terkoordinasi.
Meriahnya Pembukaan Latber Trail Silaturahmi Morowali
Panitia membuka kegiatan di Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah. Peserta berdatangan secara tertib dan disiplin. Kemudian, panitia melepas peserta.
Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menghadiri langsung kegiatan tersebut. Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, juga hadir bersama sejumlah pimpinan OPD. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan memperkuat legitimasi acara.
Panitia mencatat jumlah peserta mencapai sekitar 600 rider. Peserta datang dari dalam dan luar daerah. Rider berasal dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, hingga Gorontalo. Fakta ini menunjukkan daya tarik Latber Trail silaturahmi Morowali terus meluas.
Rider Lokal Apresiasi Panitia
Rider Abdul Rahman K.L. memberikan apresiasi kepada panitia. Ia menilai kegiatan ini sangat positif bagi komunitas trail. Rahman merupakan rider lokal asal Desa Parilangke, Kecamatan Bumi Raya. Ia mengikuti kegiatan dengan penuh semangat sejak awal hingga akhir.
Menurut Rahman, panitia mengelola kegiatan secara profesional. Selain itu, ia merasakan suasana persaudaraan yang kuat selama kegiatan berlangsung.
“Sebagai rider, saya sangat bersyukur ada kegiatan seperti ini. Saya sangat berterima kasih kepada kaka Asfar yang telah menginisiasi. Saya berharap event seperti ini terus diadakan secara berkelanjutan,” ujar Rahman.
Pernyataan tersebut mencerminkan kepuasan peserta terhadap penyelenggaraan Latber Trail silaturahmi Morowali.
Tujuan Silaturahmi dan Dampak Ekonomi
Ketua Panitia Asfar, SE., menegaskan tujuan utama kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa Latber Trail Silaturahmi tidak berorientasi pada kompetisi semata. Sebaliknya, panitia menempatkan nilai persaudaraan sebagai tujuan utama. Oleh sebab itu, kegiatan ini membuka ruang jejaring antar komunitas trail.
Asfar juga menilai kegiatan ini memberikan dampak ekonomi. Kehadiran ratusan rider mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar. Pelaku usaha kuliner, jasa, dan UMKM merasakan manfaat langsung. Selain itu, kegiatan ini ikut mempromosikan Morowali sebagai daerah ramah event komunitas.
Melalui konsep kebersamaan dan kolaborasi, Latber Trail ini tidak hanya menjadi ajang latihan. Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi lintas daerah. Dengan demikian, Morowali semakin dikenal sebagai pusat kegiatan komunitas trail. (Ghaff/Teraskabar).






