Banggai Laut, Teraskabar.id – Kapal long boat mengalami insiden mati mesin di perairan Banggai Laut, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Senin (16/2/2026).
Long boat yang memuat lima penumpang termasuk awak kapal, berangkat dari Pelabuhan Banggai menuju Pelabuhan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah pada Senin (16/2/2026) pukul 06.30 Wita.
Selanjutnya, pada pukul 11.10 Wita, Ibu Farida, istri dari salah satu korban melapor ke USS Banggai Laut bahwa long boat tersebut mengalami mati mesin di perairan Banggai dan mohon bantuan evakuasi dari Tim SAR.
“Lokasi Kejadian pada koordinat LKP 1°48’16.86″S – 123°41’39.12″E Heading 137° arah barat laut dari USS Banggai Laut, jarak lurus 17 Nm dengan waktu tempuh satu jam,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, SH, melalui keterangan tertulis, Senin (16/2/2026).
Pada Senin (16/2/2026), pukul 12.30 Wita, tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut beserta unsur potensi tiba di lokasi dan melaksanakan briefing kekuatan tim, kesiapan alut dan pembagian tugas serta petunjuk keselamatan kerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas.
Sekitar sejam kemudian, tepatnya pada pukul 13.15 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban dengan kondisi selamat pada koordinat 1°50’11.46″S – 123°28’40.98″E, jarak 13 Nm dari lokasi kejadian awal.
Selanjutnya, korban dievakuasi ke pelabuhan Banggai Laut, Kecamatan Banggai, Kabupaten Banggai laut.
Sekitar pukul 15.05 Wita, tim SAR gabungan beserta seluruh korban tiba di pelabuhan Banggai laut, Kecamatan Banggai, kemudian seluruh korban diserahkan ke pihak keluarga.
Dengan telah ditemukannya korban maka pada pukul 15.20 Wita operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup. Unsur potensi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Adapun data korban yang berjumlah lima orang, masing-masing atas nama 1. Feni (P/35 tahun), 2. Sunshine (P/6 tahun), 3. Rahmat (L/34 tahun), 4. Richard (L/42 tahun), 5. Aco (L/40 tahun). (red/teraskabar)






