Minggu, 25 Januari 2026

LPPM UIN Datokarama Survei Lokasi KKN di Pulau Togean, Touna

LPPM UIN Datokarama Survey Lokasi KKN di Pulau Togean, Touna
LPPM UIN Datokarama Palu sosialisasikan dan survei lokasi KKN Tematik berbasis Pariwisata Halal dan Berbasis Kampung Zakat di Touna. Kegiatan itu ditempatkan di dua kecamatan di kepulauan yakni Desa Lebiti, Kecamatan Togean dan Desa Kadoda, Kecamatan Talatako, Kamis (12/6/2025). Foto: Humas UIN

Touna, Teraskabar.id– Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Datokarama Palu melaksanakan sosialisasi dan survei lokasi KKN Tematik berbasis Pariwisata Halal dan Berbasis Kampung Zakat di kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah. Kegiatan itu ditempatkan di dua kecamatan di kepulauan yakni Desa Lebiti, Kecamatan Togean dan Desa Kadoda, Kecamatan Talatako, Kamis (12/6/2025).

Camat Togean Abd. Azis, SKM., yang bertindak sebagai tuan rumah dalam sambutannya mengatakan bahwa atas nama pemerintah Kecamatan Togean sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran dari rombongan UIN Datokarama Palu dalam rangka survei lokasi KKN tersebut.

“Atas nama pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih atas kehadiran pak rektor atau yang mewakili, dan terima kasih juga telah memilih kecamatan Togean sebagai lokasi survei KKN” kata pak camat di awal sambutannya.

“Lanjut daripada itu, memohon maaf karena di sini masih terkendala lampu dan jaringan yang masih sangat terbatas. Untuk itu sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Touna, M. Arsyad juga menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Dalam sambutannya, Arsyad mengatakan Kabupaten Touna ini sudah lama menjadi daerah wisata. Sejak tahun 1990an daerah ini sudah kunjungi wisatawan. Bahkan beberapa tahun terakhir ini mencapai 35 ribu wisatawan. Lebih kurang 7000an wisatawan mancanegara yang mayoritas dari Eropa, datang ke Togean.

Penting diketahui bahwa daerah ini daerah yang mayoritas Muslim sehingga ia harap wisatawan yang menyesuaikan dengan religiusitas masyarakat.

Ia juga tak ingin masyarakat Togean hanya jadi penonton di daerahnya sendiri. “Sehingga kami harus berbenah, kota siapkan kebutuhan dan siapkan segala-galanya agar mereka bisa tertarik datang ke sini,” imbuhnya.

  Tiga Calon Sekda Touna Lolos Seleksi Terbuka, Masuk Tahap Uji Publik

“Kita sudah punya desa wisata lebih 10 desa di Togean ini, kini kita evaluasi mana yang aktif dan mana yang perlu dibuka untuk desa wisata,” tambahnya meyakinkan.