Minggu, 18 Oktober 2026
Home, Umum  

MANPA UIN Palu Apresiasi Langkah Awal Kapolri Berantas Kampung Narkoba, Tekankan Komitmen Berkelanjutan

MANPA UIN Palu Apresiasi Langkah Awal Kapolri Berantas Kampung Narkoba, Tekankan Komitmen Berkelanjutan
Ketua Umum MANPA UIN Datokarama Palu, Muh. Taufik. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Unit Kegiatan Mahasiswa Anti Narkoba dan Peduli AIDS (MANPA) UIN Datokarama Palu apresiasi langkah awal Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto berantas kampung narkoba dalam memperkuat upaya pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian MANPA adalah instruksi kepada seluruh kepala kepolisian daerah (Kapolda) untuk melakukan pemetaan kampung-kampung dan bandar narkoba di wilayah masing-masing sebagai bagian dari penguatan penindakan terhadap peredaran narkotika.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya penting untuk mengidentifikasi wilayah yang rawan menjadi pusat peredaran narkoba, sekaligus memperkuat koordinasi aparat penegak hukum dalam memutus jaringan peredarannya. Upaya ini juga menjadi perhatian di Sulawesi Tengah, termasuk Kota Palu, yang dalam sejumlah pemberitaan menjadi lokasi operasi penindakan terhadap dugaan peredaran narkoba.

Ketua Umum MANPA UIN Datokarama Palu, Muh. Taufik, menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi langkah awal Kapolri dalam menunjukkan perhatian terhadap persoalan narkoba. Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan keseriusan, keberanian, dan langkah nyata dari seluruh pihak yang memiliki kewenangan.

“MANPA mengapresiasi langkah awal Kapolri dalam memperkuat upaya pemberantasan narkoba melalui pemetaan wilayah rawan dan penindakan terhadap peredaran narkotika. Ini merupakan langkah penting, mengingat narkoba tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga ancaman bagi masa depan generasi muda,” ujar Muh. Taufik.

Meski demikian, MANPA menegaskan bahwa apresiasi tersebut juga disertai harapan agar langkah awal yang telah dilakukan dapat menjadi komitmen jangka panjang. Menurut MANPA, pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti pada pemetaan wilayah atau penggerebekan semata, tetapi harus dilaksanakan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan.

Kapolri Berantas Kampung Narkoba Lewat Pengawasan Berkesinambungan

Muh. Taufik menambahkan bahwa penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba perlu diikuti dengan pengawasan yang berkesinambungan, pencegahan di lingkungan masyarakat, edukasi kepada generasi muda, serta dukungan terhadap rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba.

  SEMMI – MANPA - Polres Touna Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Hukum

“Kami berharap langkah yang telah dimulai ini tidak hanya menjadi gebrakan pada awal kepemimpinan, tetapi benar-benar menjadi komitmen yang terus dijalankan. Pemberantasan narkoba harus dilakukan secara konsisten, termasuk menindak jaringan yang terlibat, memperkuat pencegahan, dan memastikan masyarakat ikut berperan dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba,” tegasnya.

MANPA memandang bahwa persoalan narkoba memerlukan pendekatan yang menyeluruh. Penindakan hukum tetap penting, tetapi upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan pendidikan, sosialisasi bahaya narkoba, pemberdayaan masyarakat, dan pendampingan bagi mereka yang membutuhkan pemulihan.

Sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak dalam bidang pencegahan narkoba dan kepedulian terhadap HIV/AIDS, MANPA berharap komitmen pemberantasan narkoba dapat terus diperkuat melalui kolaborasi antara kepolisian, BNN, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.

MANPA juga mendorong agar generasi muda diberikan ruang lebih luas untuk terlibat dalam upaya pencegahan melalui edukasi sebaya, penyuluhan, serta kampanye hidup sehat tanpa narkoba.

Melalui apresiasi sekaligus catatan tersebut, MANPA berharap langkah awal Kapolri dapat menjadi bagian dari gerakan pemberantasan narkoba yang konsisten dan berkelanjutan demi melindungi masyarakat serta menjaga masa depan generasi muda Indonesia. (red)