Senin, 12 Januari 2026

MDM Cup 2025 Siap Digelar di Morowali 19-29 Nopember, Diikuti 48 Tim

mdm cup 2025 siap digelar di morowali 19-29 nopember diikuti 48 tim
MDM Cup 2025 siap digelar di Morowali 19-29 Nopember, diikuti 48 tim

Morowali, Teraskabar.id – MDM Cup 2025, turnamen tahunan yang paling dinantikan masyarakat pecinta sepak bola di Morowali, siap digelar, tidak hanya menjadi kompetisi biasa, tetapi juga hadir sebagai ruang pembinaan, ajang pengembangan bakat lokal. Antusiasme peserta dan masyarakat membuat MDM Cup 2025 semakin kuat gaungnya menjelang kick-off pada 19–29 November 2025.

Sebagai bagian dari rangkaian persiapan, panitia pelaksana menggelar Technical Meeting di kediaman pembina dan pengarah kegiatan, Muslimin Dg Masiga, di Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Sabtu (15/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Muslimin Dg Masiga memberikan arahan tegas bahwa MDM Cup 2025 bukan hanya soal kompetisi meraih gelar juara, tetapi juga tentang membangun karakter atlet, menjaga sportivitas, serta memastikan seluruh peserta memberikan contoh kompetisi yang sehat kepada masyarakat.

“Turnamen ini harus menjadi ruang aman bagi talenta muda untuk berkembang. Saya mengharapkan, semua tim berkomitmen menjaga disiplin waktu, mematuhi aturan pertandingan, dan menghormati keputusan wasit,” ujar Muslimin yang populer dengan tagname MDM.

Selain itu, MDM juga menegaskan pentingnya seluruh peserta menjaga keamanan serta kondusifitas, agar pertandingan dapat berjalan lancar dari awal hingga laga penutup pada 29 November 2025.

Dalam Technical Meeting tersebut, panitia membahas sejumlah poin penting yang menjadi pedoman selama turnamen berlangsung. Beberapa di antaranya: pembagian 48 tim ke dalam beberapa pool, penentuan format pertandingan, regulasi teknis termasuk sistem gugur dan mekanisme pengajuan protes, kesiapan lapangan, perangkat pertandingan, dan ketersediaan wasit serta penetapan jadwal lengkap pertandingan selama 19–29 November 2025.

Panitia memastikan semua komponen teknis telah siap digunakan. Mereka meninjau kembali kualitas lapangan, memastikan perangkat pertandingan memenuhi standar, serta menyusun ulang beberapa penjadwalan agar tidak terjadi benturan waktu antartim. Tujuannya sederhana: menjaga kualitas kompetisi dan memastikan MDM Cup 2025 tidak hanya meriah, tetapi juga berjalan profesional.

  Gubernur dan DPRD Sumut Melanggar Ketentuan Paripurna Pengajuan Ranperda

MDM dalam arahannya juga menyinggung pentingnya membangun mental bertanding yang sehat. Ia berharap seluruh tim mampu menunjukkan permainan terbaik tanpa mengabaikan etika kompetisi.

“Turnamen ini adalah panggung bagi kita semua. Menang itu penting, tetapi menjaga sportivitas jauh lebih berarti,” tegasnya dalam pertemuan.

Antusiasme masyarakat turut menjadi penyemangat panitia. Sejumlah warga menyebut bahwa turnamen ini selalu menjadi hiburan yang mempersatukan banyak pihak. Keberadaan 48 tim dinilai dapat menambah warna kompetisi, sekaligus menumbuhkan semangat bersaing secara positif.

Dengan seluruh persiapan yang hampir rampung, panitia meyakini bahwa MDM Cup 2025 berada dalam format terbaiknya. Mereka berharap turnamen tahun ini mencatat sukses besar, baik dari sisi teknis maupun antusiasme penonton, sehingga dapat menjadi model penyelenggaraan kompetisi amatir di masa mendatang.

Turnamen ini akan menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda, wadah pemersatu masyarakat, dan momentum penting untuk menunjukkan kualitas sepak bola lokal. Semua mata kini tertuju pada 19 November 2025, hari ketika peluit pertama dikumandangkan dan 48 tim memulai perjalanan panjang menuju gelar juara. (Ghaff/Teraskabar).