Palu, Teraskabar.id – Palang Merah Indonesia(PMI) Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan musyawarah kerja (Musker), Senin malam (29/4/2024), di Hotel Rama Palu.
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Fahruddin, S.Sos, M.Si mewakili Gubernur Sulteng tersebut, bertujuan untuk memperkuat sistem pelayanan PMI Sulteng.
“PMI adalah garda depan dalam melayani kemanusiaan dan bencana alam karena itu saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi PMI,” kata Asisten Dr. Fahruddin saat membacakan sambutan tertulis gubernur.
Baca juga: Markas PMI Parimo Dibobol Maling, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Sistem pelayanan PMI Sulteng dengan menerapkan adaptasi dan inovasi katanya, melihat kondisi Sulteng yang tergolong rawan bencana, maka kolaborasi dan sinergitas antara PMI dan pemerintah daerah dipandangnya mesti terus dijaga secara berkelanjutan.
Sementara Ketua PMI Sulteng Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si mengungkapkan muswarah kerja PMI Sulteng adalah agenda kerja tahunan untuk menjaring masukan-masukan dalam menjalankan roda organisasi.
Ia berharap selama 3 hari bermusyawarah, akan banyak hal yang disampaikan oleh pengurus PMI kabupaten kota.
Baca juga: Polres Morut Donor Darah Menjelang HUT Ke-77 Bhayangkara, Terkumpul 50 Kantong Darah
“Kita bekerja dengan semangat kemanusiaan dan semoga kita bisa saling sharing tentang kemajuan organisasi di kabupaten kota,” tuturnya ke pengurus provinsi dan kabupaten kota yang hadir di pembukaan acara.
Momen musyawarah kerja juga dimanfaatkan para pengurus untuk silaturahmi dan halal bi halal.
Sebelum acara berakhir, pengurus senior PMI Kota Palu ‘Om Tasman’ membacakan puisi pendek berjudul ‘pahlawan tanpa nama’ sebagai apresiasi terhadap pendonor darah yang ikhlas mendonor darahnya untuk menolong sesama.
Nampak hadir di acara, Direktur RSUD Undata drg. Herri, M.Kes dan Kadis Kominfosantik Sulteng Sudaryano R. Lamangkona, S.Sos, M.Si. (Biro Adpim)






