Selasa, 13 Januari 2026

Mensos Risma Ingatkan Pendamping PKH untuk Bekerja Ikhlas saat Kunker ke Parimo

Mensos Risma Ingatkan Pendamping PKH untuk Bekerja Ikhlas saat Kunker ke Parimo
Mensos Risma saat berkunjung ke Parimo, Selasa (5/3/2024). Foto: Aswadin

Parimo, Teraskabar.id – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengingatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bekerja ikhlas mencari dan membantu warga yang membutuhkan.

Hal ini disampaikan Mensos Tri Rismaharini saat melakukan kunjungan ke Desa Sausu Trans Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Selasa (5/3/2024).

Menurut Mensos Tri Rismaharini, para pendamping perlu mendengarkan serta mengkomunikasikan apa yang menjadi kebutuhan warga sekitar agar mereka lebih sejahtera.

Baca juga151 Desa Kategori Tertinggal di Sulteng

Sebab, seluruh pekerja sosial maupun pendamping PKH, dan masyarakat, Kementerian Sosial mempunyai situs untuk membuat laporan dan mengkomunikasikan kebutuhan warga ke Kemensos.

Menurutnya, situs tersebut aktif selama 1×24 jam 7 hari untuk melaporkan kebutuhan kebutuhan warga melalui telepon maupun media sosial.

“Contohnya, pendamping PKH dari Yahukimo, Papua Pegunungan yang rela berjalan kaki tiga hari dua malam untuk mencari sinyal agar dapat mengkomunikasikan kebutuhan warga  kepada Mensos melalui Command Center,” ungkapnya.

Baca jugaMensos Risma Kunjungi Pengungsi di Desa Pakuli Utara Sigi Gunakan Roda Dua

Kunjungan Mensos ke Kabupaten Parigi Moutong, dalam rangka meninjau langsung penyerahan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dan pemeriksaan kesehatan bagi warga dari sembilan desa di Kecamatan Sausu.

Pada kesempatan itu, sebanyak 186 orang warga hadir untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta menerima bantuan. Terdiri dari 158 orang lanjut usia (Lansia), enam orang penyandang disabilitas, dan 22 orang penerima manfaat anak anak.

Baca jugaMensos Risma Kunjungi Sigi, Kawasan Rawan Bencana Harus Miliki Stok Pengaman Logistik

Kemudian, bantuan atensi dari Sentra Nipotowe Palu, Kementerian Sosial menyerahkan 100 paket sembako, tiga kursi roda, 3 kursi cerebral palsu, 3 kruk, tiga tongkat kaki, 40 alat bantu dengar, dan 20 tongkat adaptif.

  Tiga Terdakwa Persetubuhan Anak di Parimo Divonis Berbeda

Selain itu, Direktorat rehabilitasi sosial penyandang disabilitas atau RSPD Kemensos juga membawa sejumlah bantuan, diantaranya tiga kursi roda, masing masing dua untuk dewasa, dan satu kursi roda anak tuna rungu dan wicara (GRUWI) dan tuna grahita (GRITA). (teraskabar)