Minggu, 25 Januari 2026

Mesa’u Inia dan Zikir Akbar Sambut HUT Ke-26 Kabupaten Morowali

mesau inia dan zikir akbar sambut hut ke 26 kabupaten morowali
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf menerima Camat Witaponda, Nasron, S.Sos dalam Mesa'u Inia dan Zikir Akbar yang digelar Rabu, (3/12/2025). Foto: IKP

Morowali, Teraskabar.id – Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar kegiatan Mesa’u Inia dan Zikir Akbar sebagai rangkaian resmi penyambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Morowalidi Rumah Jabatan Bupati Morowali, Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah, Rabu (3/12/25). Mesa’u Inia dan Zikir Akbar menjadi acara pembuka yang memadukan nilai budaya dan religius, sementara ritual adat dan zikir bersama hadir sebagai simbol syukur serta permohonan keberkahan bagi daerah.

Pada momentum ini, pemerintah daerah menegaskan kembali pentingnya menjaga warisan tradisi leluhur sekaligus memperkuat spiritualitas masyarakat. Mesa’u Inia dan Zikir Akbar pun menjadi rangkaian seremonial yang mengikat kekayaan budaya dan religius masyarakat Morowali.

Pada kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Morowali memulai acara dengan Zikir Akbar sebagai bentuk ungkapan syukur dan doa bersama demi kemajuan daerah. Ratusan peserta mengikuti zikir yang dipimpin para tokoh agama.

Selanjutnya, tradisi Mesa’u Inia kembali dihidupkan sebagai bagian penting dari budaya masyarakat Morowali. Tradisi ini merupakan warisan leluhur para petani dan nelayan yang menyerahkan sebagian hasil bumi sebagai zakat atau sa’u. Pelaksanaannya dilakukan dengan cara para camat dari tiap kecamatan menyerahkan hasil bumi masyarakat kepada Bupati Morowali sebagai wakil pemerintah daerah.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, didampingi pemangku adat Tobungku, memimpin prosesi adat tersebut. Ia menegaskan bahwa Mesa’u Inia bukan sekadar ritual adat, melainkan kewajiban syariat yang relevan dengan kehidupan masyarakat modern. Menurutnya, pelaksanaan tradisi ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya bersyukur kepada Tuhan, menjaga harmoni dengan alam, serta menunaikan kewajiban sosial melalui zakat. Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan nilai budaya yang mempersatukan masyarakat lintas generasi.

  Breaking News: Tungku PT. IMIP Morowali Kembali Dikabarkan Meledak, 2 Karyawan Dilarikan ke Klinik

Setiap camat hadir membawa hasil bumi terbaik dari wilayah masing-masing. Mulai dari padi, buah-buahan, hingga umbi-umbian diserahkan sebagai simbol rezeki yang dianugerahkan kepada masyarakat Morowali. Penyerahan hasil bumi ini menggambarkan ikatan sosial yang kuat, sekaligus menunjukkan kesuburan lahan Morowali yang menjadi tumpuan hidup masyarakat. Puncak prosesi terlihat ketika masing-masing camat menyerahkan sa’u kepada Bupati sebagai amanah masyarakat untuk disalurkan sesuai ketentuan adat.

Pemerintah Kabupaten Morowali berharap rangkaian Mesa’u Inia dan Zikir Akbar pada HUT ke-26 ini mampu mempertegas identitas kultural Morowali dan memperkuat rasa kebersamaan. Penyelenggaraan dua kegiatan tersebut diharapkan membawa keberkahan Allah SWT bagi seluruh warga dan menjadi tradisi yang terus diwariskan untuk generasi berikutnya. Pemerintah juga menekankan bahwa kolaborasi budaya dan spiritual dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan modern dan pelestarian nilai-nilai lokal.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, Wakil Bupati Iriane Iliyas, Forkopimda Morowali, Ketua Dewan Pebotoa Adati Tobungku Maizun Ilwan Ridhwan, Ketua TP-PKK Morowali Ny. Darmayanti Iksan, Ketua DWP Morowali Fawakihah Yusman, para pejabat eselon II dan III, serta tamu undangan lainnya. (Ghaff/Teraskabar/IKP).