Morowali, Teraskabar.id – Kegiatan Mining Tour PT Vale kembali menarik perhatian publik, khususnya pemerintah desa dan kecamatan di Morowali. Mining Tour PT Vale yang digelar Rabu (11/2/2026) menunjukkan keterbukaan perusahaan dalam operasional pertambangan sekaligus edukasi bagi masyarakat.
Kegiatan ini menekankan transparansi, keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan. Dengan menghadirkan aparat desa dan kecamatan, Mining Tour PT Vale memperkuat pengawasan publik sekaligus membangun dialog langsung dengan pemangku kepentingan.
Mining Tour PT Vale: Peninjauan Operasional dan Standar Keselamatan
Rombongan mining tour meninjau aktivitas pengangkutan ore di jetty. Aparat desa menyaksikan seluruh proses berjalan disiplin, terukur, dan sesuai prosedur. Selanjutnya, peserta melihat penerapan standar keselamatan kerja secara ketat. Pada saat yang sama, perusahaan menunjukkan pengelolaan lingkungan yang menjaga kualitas perairan tetap jernih.
Peserta kemudian mengunjungi sediment pond untuk memantau sistem pengelolaan air limpasan tambang. PT Vale mengolah air sebelum dialirkan ke sungai sehingga kualitasnya tetap terjaga.
Selain itu, rombongan menanam pohon di area reklamasi sebagai bentuk pemulihan lahan pascatambang. Seluruh kegiatan berlangsung aktif, transparan, dan edukatif bagi seluruh peserta.
Apresiasi Kepala Desa Bahomoahi Terhadap Program Mining Tour PT Vale
Kepala Desa Bahomoahi, Kecamatan Bungku Timur, Asep Anwar Musyadat, menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini membuka ruang pengawasan bagi pemerintah desa dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
“Agenda ini memungkinkan kami mengawal jalannya kegiatan penambangan sesuai kaidah pertambangan. Perusahaan juga menunjukkan komitmen dalam reklamasi pascatambang serta pelestarian lingkungan dengan mengembalikan habitat flora dan fauna seperti sediakala,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (14/2/2026).
Ia menambahkan bahwa transparansi, edukasi, dan kolaborasi ini menjadi wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan. Kades Bahomoahi menilai program ini tidak hanya informatif tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat.
Komitmen PT Vale terhadap Lingkungan dan Masyarakat
Hingga kini, PT Vale tetap beroperasi di Morowali dengan fokus pada pengelolaan nikel secara modern, aman, dan ramah lingkungan. Perusahaan terus melakukan program pemberdayaan masyarakat, membangun dialog terbuka, dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa.
Sejarah dan Transformasi PT Vale
PT Vale Indonesia Tbk, sebelumnya bernama PT International Nickel Indonesia (INCO), berdiri pada 1968. Awalnya perusahaan ini dimiliki oleh INCO Limited, Kanada, dan memulai eksploitasi nikel di Morowali.
Sejak itu, perusahaan menumbuhkan fasilitas tambang dan smelter yang mengolah bijih nikel menjadi nickel matte.
Pada 2014, INCO resmi berganti nama menjadi PT Vale Indonesia Tbk setelah diakuisisi Vale S.A., Brasil. Transformasi ini menandai penerapan standar global, efisiensi produksi, dan komitmen terhadap keberlanjutan.
Dari sejarah panjang hingga praktik modern, PT Vale menegaskan diri sebagai simbol pertambangan yang transparan dan edukatif. (Ghaff/Teraskabar).






