Morowali, Teraskabar.id – Partai Golongan Karya (Golkar) Morowali akan menggelar Musyawarah Daerah VI (Musda VI) pada akhir Oktober 2025. Forum ini menjadi momentum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan dan langkah politik Golkar Morowali di masa mendatang. Musda kali ini menarik perhatian publik karena mempertemukan tiga figur penting yang memiliki pengaruh besar di daerah.
Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, dalam bursa calon ketua Partai Golkar Morowali, tiga nama menonjol sebagai kandidat utama. Pertama adalah Iksan Baharudin Abdul Rauf (IBR), yang saat ini menjabat sebagai Bupati Morowali. Kehadiran IBR dinilai memberikan bobot signifikan karena pengalaman dan legitimasi kepemimpinannya di tingkat eksekutif daerah.
Kandidat kedua adalah Iriane Ilyas, Wakil Bupati Morowali, yang dikenal memiliki pengalaman politik dan jaringan organisasi yang kuat. Kehadirannya di panggung Musda memperkuat dinamika kompetisi internal dan memberikan alternatif kepemimpinan yang dinilai representatif.
Sementara itu, kandidat ketiga adalah Moh. Sadhak Husain ZA, politisi muda yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Morowali sekaligus pengurus BPD HIPMI Sulawesi Tengah. Figur ini dipandang membawa semangat pembaruan dan dianggap mewakili aspirasi generasi muda di tubuh Golkar Morowali.
Daya tarik Partai Golkar Morowali semakin terlihat menjelang Musda VI ini. Partai beringin di tingkat daerah ini dinilai cukup “seksi” dalam peta politik Morowali karena dilirik oleh sejumlah tokoh besar yang memiliki basis dukungan luas. Kehadiran tiga figur penting ini memperlihatkan bahwa posisi ketua Golkar Morowali bukan sekadar jabatan simbolis, tetapi dianggap strategis untuk mempengaruhi arah kebijakan politik di daerah.
Hasil dari Musyawarah Daerah VI Partai Golkar Morowali diharapkan tidak hanya menetapkan ketua baru tetapi juga merumuskan strategi partai untuk menghadapi Pemilu nanti dan memperkuat peran partai dalam pembangunan daerah. (Ghaff/Teraskabar).






