Morowali, Teraskabar.id – Seorang nelayan bernama Mustakim (56) yang dilaporkan belum kembali dari melaut di Perairan Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin dinihari (29/6/2026), akhirnya ditemukan. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat di pantai Bahoeya, Desa Topogaro pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.
“Korban ditemukan pada koordinat 2°24’27.70″S 121°52’48.90″E dengan jarak 11 Nm dari lokasi kejadian, terdampar di pantai Bahoeya, Desa Topogaro,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, SH., Selasa (30/6/2026).
Selanjutnya, korban yang hilang saat melaut untuk mencari ikan di Perairan Topogaro tersebut, dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga.
Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Unsur potensi SAR yang terlibat di antaranya Tim Rescue Pos SAR Morowali, BPBD Kabupaten Morowali, pemerintah desa setempat, dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Sebagaimana diketahui, informasi awal mengenai seorang nelayan asal Bungku Barat hilang di perairan Topogaro diperoleh dari Siswanto, bahwa korban bernama Mustakim yang biasanya kembali dari melaut sekitar pukul 12.00 Wita, hingga kini belum Kembali ke rumahnya.
Sekitar pukul 18.53 Wita, korban masih sempat berkomunikasi dengan istrinya dan menyampaikan bahwa perahu yang digunakannya mengalami mati mesin di Perairan Topogaro.
Sejak komunikasi tersebut, korban tidak dapat lagi dihubungi (lost contact). Pihak keluarga bersama rekan nelayan dan masyarakat setempat telah melakukan upaya pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada Pos SAR Morowali untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Palu memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali menuju lokasi kejadian menggunakan truk personel dengan membawa perahu karet beserta peralatan pendukung operasi SAR pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 06.13 Wita.
Lokasi kejadian berada di perairan Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, pada koordinat lokasi kejadian 2°14’51.43″S 121°50’26.02″E, Heading 156° arah timur laut dari Pos SAR Morowali dengan jarak 21 Nautical Mile (NM). (red)







