Teraskabar.id– Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa operasi militer yang menargetkan pimpinan senior Hamas di ibu kota Qatar, Doha, merupakan sepenuhnya aksi Israel.
“Operasi yang dilakukan hari ini terhadap para pemimpin senior Hamas di Qatar sepenuhnya merupakan operasi Israel. Israel yang memprakarsai, Israel yang melaksanakannya, dan Israel yang memikul tanggung jawab penuh atasnya,” demikian pernyataan Kantor Netanyahu.
Namun, pernyataan tersebut langsung memicu kecaman keras dari Pemerintah Qatar. Dalam laporan Al Jazeera, Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut serangan itu sebagai “aksi pengecut dan kriminal” yang menargetkan kompleks perumahan sejumlah anggota biro politik Hamas.
“Serangan kriminal ini merupakan pelanggaran terhadap semua hukum internasional dan ancaman serius bagi keamanan serta keselamatan warga Qatar dan para penduduknya,” tegas Kemenlu Qatar.
Qatar juga menegaskan tidak akan mentoleransi perilaku sembrono Israel yang mengancam keamanan dan kedaulatannya. Pemerintah Qatar memastikan penyelidikan tengah berlangsung di tingkat tertinggi, dan rincian lebih lanjut akan diumumkan segera setelah tersedia. (top/Al-Jazeera.net/teraskabar)







