Senin, 12 Januari 2026
Daerah  

Nilam Sari Bantu Pembangunan Masjid di Kavaya saat Reses di Donggala

Nilam Sari Bantu Pembangunan Masjid di Kavaya saat Reses di Donggala
Ketua DPRD Provinsi Sulteng Dr. Nilam Sari Lawira menggelar reses pada masa persidangan III tahun ke-4 di 2023 Desa Kavaya, Kabupaten Donggala, pada Ahad (18/6/2023). Foto: Kiriman Ala/Nasdem

Donggala, Teraskabar.idKetua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, SP, MP,  memberikan bantuan kepada sejumlah masjid yang berada di Desa Kavaya, Kabupaten Donggala.

Bantuan ini diberikan saat Nilam Sari Lawira, yang akrab disapa NSL, menggelar reses pada masa persidangan III tahun ke-4 di 2023 di Desa Kavaya pada Ahad (18/6/2023).

Selain memberikan bantuan kepada rumah ibadah, ketua DPW Partai Nasdem Sulteng ini juga mendengarkan aspirasi warga untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah.

Baca jugaNilam Sari Ditetapkan sebagai Ketua NasDem Sulteng yang Baru

Nilam Sari Lawira mengatakan bahwa reses adalah sebuah kebijakan yang diatur dalam undang-undang dengan tujuan untuk bertemu dengan masyarakat, mendengarkan, mendorong, serta mengawal aspirasi tersebut agar dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah.

“Setiap empat bulan sekali dalam setahun, ada tiga kali reses, diatur dalam undang-undang bahwa anggota DPRD harus melakukan kerja di luar gedung dengan bertemu konstituen, yaitu pemilih kita. Setiap ada reses, masyarakat wajib mengikuti agar dapat menyampaikan pendapat atau usulan kepada wakil rakyatnya,” kata Nilam Sari Lawira di hadapan masyarakat Desa Kavaya.

Baca juga: Reses di Birobuli Selatan, Ketua DPRD Palu Ungkap Ada Kuota Bantuan bagi Ribuan UMKM

Dalam reses kali ini, masyarakat meminta perbaikan masjid, pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), pembangunan sekolah, serta bantuan dalam bidang pertanian dan peternakan.

Terkait dengan infrastruktur, Nilam Asri mengungkapkan bahwa banyak warga yang menginginkan perbaikan masjid, pembangunan TPA, pembangunan sekolah menengah atas (SMA), serta pasar di wilayah mereka. Selain itu, mereka juga meminta bantuan dalam bidang pertanian dan peternakan, yang diperuntukkan bagi sejumlah kelompok di desa tersebut.

Baca jugaKetua DPRD Palu Reses Memulai dari Wilayah Tempat Tinggalnya

“Saya dapat langsung merealisasikan beberapa permintaan, seperti perbaikan masjid dan pembelian kursi. Namun, untuk permintaan pembangunan TPA, sekolah, dan pasar, belum dapat direalisasikan secara langsung. Karena itu membutuhkan proposal yang harus ditelaah dengan cermat, terutama karena ini melibatkan penggunaan uang negara,” katanya.

Lebih lanjut, Nilam Sari menyampaikan bahwa selain dirinya, kader-kader Partai NasDem juga dapat dimintai bantuan selama itu merupakan hal yang positif. Terlebih jika kader tersebut sudah memiliki jabatan di parlemen, maka mereka wajib membantu masyarakat. Hal ini bertujuan agar setiap tindakan dan kegiatan yang dilakukan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia memastikan bahwa sejumlah aspirasi warga tersebut akan ditindaklanjuti olehnya. Terlebih lagi, DPRD Provinsi Sulawesi Tengah memiliki anggaran untuk merealisasikan aspirasi masyarakat.

Baca juga: Mahasiswa di Palu Turun Aksi ke Jalan, Suarakan 5 Tuntutan

“Kita memiliki anggaran untuk merealisasikan permintaan masyarakat selama hal tersebut dapat dilakukan dan sesuai dengan pos anggarannya,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, pihaknya juga berkomitmen untuk mendorong agar aspirasi tersebut dapat diwujudkan.

“Kita menampung, membawa, dan berupaya mendorong aspirasi itu sendiri,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa antusiasme warga untuk mengikuti kegiatan reses sangat tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah peserta reses yang melebihi jumlah undangan yang diberikan kepada warga. (teraskabar)