Jumat, 3 Juli 2026
Home, News  

Palu Target Jadi  Kota Global Berkelanjutan dan Tangguh pada 2045

Palu Target Jadi  Kota Global Berkelanjutan dan Tangguh pada 2045
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Wawali Imelda Liliana Muhidin, Sekkot Irmayanti Pettalolo, serta Plt Kepala Bappeda Kota Palu, Dr. Ahmad Ridjal. pada Musrenbang RKPD Kota Palu, Senin (30/3/2026). Foto: Kominfo

Palu, Teraskabar.id – Palu menargetkan jadi Kota Global berkelanjutan dan tangguh pada 2045. Fondasi menuju target tersebut melalui  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang merupakan puncak dari rangkaian proses perencanaan pembangunan, yang dimulai dari tingkat bawah hingga tingkat Kota Palu.

“Rencana pembangunan daerah harus mengacu pada visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang telah tertuang dalam RPJMD, serta terhubung dengan RPJPD kita, yang mengantarkan Kota Palu menjadi kota global sesuai kesepakatan bersama,” kata Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid saat membuka pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Palu tahun 2027, Senin (30/3/2026).

Untuk mewujudkan Palu sebagai kota global, menurut Wali Kota Hadianto, terdapat berbagai indikator yang harus dipenuhi, termasuk indikator nasional.

Ia menegaskan bahwa program pada periode pertama akan terus dilanjutkan dan diperkuat pada periode kedua.

“Semua indikator harus tercapai dan tergambarkan dalam dokumen perencanaan seperti LPPD, LKPPD, maupun SAKIP kita,” jelasnya.

Smart City Cerminan Palu Target Jadi  Kota Global

Wali Kota Hadianto kembali menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kota Palu untuk menjadikan Palu sebagai kota global yang tangguh, maju, dan berkelanjutan pada tahun 2045.

Palu target jadi kota global tercermin dalam berbagai konsep pengembangan kota seperti smart city, livable city, resilient city, geopark city, hub city, dan green city.

Ia menegaskan pentingnya Musrenbang yang bersifat akomodatif dan mampu menyerap seluruh aspirasi masyarakat.

Perangkat Daerah Diminta Integrasikan Program Prioritas

Wali kota meminta agar seluruh perangkat daerah, termasuk Bappeda, dapat memahami dan mengintegrasikan program prioritas, khususnya program 53+35, dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Musrenbang diharapkan mampu mengakomodir seluruh harapan masyarakat dan mengaitkannya dengan program prioritas kita,” tambah wali kota.

  Festival PAI 2022, Tim Sulteng Berhadapan Tim Sumut

Hadianto optimistis bahwa jika seluruh tahapan perencanaan dilaksanakan dengan baik, maka Musrenbang yang dilakukan telah berada pada koridor yang tepat dalam mewujudkan pembangunan daerah.

Di akhir arahannya, Hadianto mengajak seluruh peserta untuk mengikuti Musrenbang dengan sungguh-sungguh, tidak sekadar sebagai formalitas, melainkan sebagai wadah untuk membangun kesamaan pemikiran dan perencanaan yang matang menuju Palu target jadi kota global.

“Saya mengajak kita semua untuk melaksanakan dan mengikuti Musrenbang ini dengan sebaik-baiknya, bukan hanya sebagai penggugur kewajiban, tetapi sebagai sarana membangun konsep pemikiran yang sama, sehingga apa yang direncanakan dapat kita wujudkan dengan baik dan memiliki timeline yang jelas,” tutup wali kota.

Wali Kota juga menambahkan bahwa periode ini merupakan masa terakhir kepemimpinannya, sehingga seluruh proses perencanaan pembangunan diharapkan dapat dimaknai dan dilaksanakan secara optimal demi kemajuan Kota Palu ke depan.

Wakil Wali Kota Liliana Muhidin Said dan Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos., MM, membersamai Wali Kota Hadianto pada Musrenbang RKPD yang berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Palu tersebut. Turut hadir unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lainnya.

Sesi pemaparan materi dilanjutkan usai seremoni pembukaan Musrenbang RKPD. Empat pemateri pada sesi pertama pemaparan, yaitu Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin, Sekda Kota Palu Irmayanti Pettalolo, serta Plt Kepala Bappeda Kota Palu, Dr. Ahmad Ridjal. (red)