Senin, 12 Januari 2026

Pelatihan Emotional Spiritual Quotient Dorong Integritas ASN Morowali

pelatihan emotional spiritual quotient dorong integritas asn morowali
Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas dalam kegiatan pelatihan Emotional Spiritual Quotient, Senin (20/10/2025). Foto: IKP

Morowali, Teraskabar.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menyelenggarakan pelatihan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) bagi aparatur sipil negara (ASN) di Gedung Serba Guna Ahmad Hadi, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, pada Senin (20/10/25).

Kegiatan bertema “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Sehat, Berkarakter dan Berbudaya” ini dibuka oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, serta dihadiri Sekda Morowali, Yusman Mahbub, Forkopimda, dan sejumlah kepala perangkat daerah.

Pelatihan ESQ ini menjadi langkah nyata Pemkab dalam memperkuat kompetensi emosional dan spiritual ASN agar selaras dengan nilai-nilai pelayanan publik yang berintegritas.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Iriane Iliyas menegaskan bahwa pelatihan Emotional Spiritual Quotient merupakan strategi penting untuk membentuk aparatur yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Menurutnya, transformasi aparatur harus dimulai dari pembenahan karakter, empati, dan semangat pengabdian.

“Kita ingin ASN Morowali bekerja dengan hati, memiliki empati, serta mampu beradaptasi dengan dinamika pelayanan publik. ESQ adalah fondasi penting agar mereka tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Iriane Iliyas menjelaskan bahwa kecerdasan emosional dan spiritual memiliki peran signifikan dalam membangun budaya kerja yang positif. Kecerdasan intelektual (IQ) tanpa keseimbangan emosi (EQ) dan spiritual (SQ) dapat menciptakan aparatur yang kering nilai.

Oleh karena itu, pelatihan Emotional Spiritual Quotient menjadi sarana untuk menyatukan ketiga aspek kecerdasan tersebut sehingga ASN dapat bekerja dengan kesadaran moral, etika, dan rasa tanggung jawab tinggi.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas ASN melalui pelatihan semacam ini merupakan bagian dari visi Pemerintah Daerah dalam menciptakan aparatur yang berkarakter, berbudaya, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Iriane juga berharap seluruh peserta mampu menerapkan nilai-nilai ESQ dalam lingkungan kerja sehari-hari.

  Gubernur Anwar Hafid Proyeksikan Sigi Jadi Basis Pertanian Sulteng

“Kita ingin aparatur yang mencintai pekerjaannya sebagai bentuk kontribusi diri, bukan sekadar rutinitas,” ujarnya menutup sambutan.

Melalui pelatihan Emotional Spiritual Quotient ini, Pemkab Morowali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia ASN yang unggul, berintegritas, dan berjiwa pelayanan untuk mewujudkan birokrasi yang profesional serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. (Ghaff/Teraskabar/IKP).