Sabtu, 27 Juni 2026

Pemerintah Kabupaten Morowali Gandeng OJK Gelar Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan

pemerintah kabupaten morowali gandeng ojk gelar sosialisasi literasi dan inklusi keuangan
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Emil, M.Si., membuka kegiatan Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan bersama OJK Sulteng di Hotel Soldadu, Bente, Selasa (11/11/2025). Foto: IKP

Morowali, Teraskabar.id– Pemerintah Kabupaten Morowali bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah menggelar kegiatan sosialisasi edukasi keuangan, literasi keuangan syariah, serta sosialisasi Satuan Tugas Pemberantas Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Soldadu, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (11/11/2025), menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan aman.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Emil, M.Si., yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) berkomitmen penuh untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan.

Menurutnya, kolaborasi dengan OJK Sulteng ini sangat penting di tengah meningkatnya kasus keuangan ilegal dan maraknya judi online yang merambah berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan remaja.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat memahami cara mengelola keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta waspada terhadap berbagai bentuk penipuan finansial,” ujar Emil mewakili Bupati Morowali.

Ia menambahkan bahwa literasi keuangan menjadi pondasi penting bagi masyarakat untuk membangun kehidupan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Emil menilai kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar lebih siap mengelola modal, investasi, serta memahami produk keuangan formal.

“Pemerintah Kabupaten Morowali mendorong masyarakat untuk aktif menjadi konsumen yang cerdas, mampu memilih layanan keuangan yang legal dan menguntungkan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala OJK Sulawesi Tengah, Budi Hamdani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Morowali atas dukungan penuh terhadap program literasi dan inklusi keuangan. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian dari upaya nasional OJK dalam menekan kasus penipuan investasi dan pinjaman online ilegal yang kian marak di berbagai daerah.

  Wisuda Tahfidz Ponpes Miftahul Khairat Morowali, Wabup Iriane: Pendidikan Qurani Penopang Masa Depan

“OJK berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar masyarakat semakin memahami risiko dan manfaat dari produk keuangan yang beredar di pasar,” ujar Budi.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, lurah, serta pelaku UMKM se-Kabupaten Morowali. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap masyarakat dapat memperluas wawasan finansialnya, sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi lokal di tengah derasnya arus digitalisasi keuangan. (Ghaff/Teraskabar/IKP).