Palu, Teraskabar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu beri kesempatan bagi guru jenjang SD dan SMP untuk mengikuti Program Magang di luar negeri dengan negara tujuan Malaysia. Para calon peserta magang terlebih dahulu mengikuti kegiatan Profiling Magang, pada Senin (02/03/2026), untuk menyeleksi kandidat terbaik dalam mengisi 20 kouta yang tersedia.
Kegiatan yang diikuti sejumlah guru dari berbagai SD dan SMP se-Kota Palu dan dilaksanakan di aula SMPN 1 Palu.
Program magang ke luar negeri ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pengajar di Kota Palu.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu dengan Putera Sampoerna Foundation yang telah berjalan selama dua tahun berturut-turut.
Pemkot Palu Beri Kesempatan Guru Magang di Malaysia
Pada tahun 2025 lalu, program serupa telah dilaksanakan dengan menyasar kepala sekolah dan guru. Sementara pada tahun 2026 ini, program difokuskan khusus bagi para guru SD dan SMP se-Kota Palu.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Palu, H. Usman, SH., MH., menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membuka peluang bagi para peserta untuk mendapatkan pengalaman, wawasan, serta keterampilan yang lebih luas melalui program magang di luar negeri, khususnya di Malaysia.
Menurut asisten, program ini bukan sekadar kesempatan untuk bekerja atau belajar di negara lain, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga.
Para peserta diharapkan dapat menyerap ilmu, disiplin kerja, budaya profesional, serta inovasi yang berkembang di dunia kerja internasional.
“Pengalaman magang di luar negeri nantinya tentu akan menjadi modal penting untuk kembali membangun daerah kita tercinta, Kota Palu,” kata Usman membacakan sambutan tertulis wali kota Palu saat membuka kegiatan Profiling Magang.
Komitmen Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pemerintah Kota Palu juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi guru agar mampu bersaing secara global.
Program ini dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama.
Kepada para peserta yang mengikuti kegiatan profiling, wali kota melalui asisten berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menunjukkan semangat belajar, kedisiplinan, serta sikap profesional, sekaligus menjadi duta terbaik daerah di kancah internasional.
Selain itu, pemerintah berharap kerja sama antara Pemerintah Kota Palu dan Putera Sampoerna Foundation dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak tenaga pengajar Kota Palu yang mendapatkan kesempatan meningkatkan kapasitas diri, baik di dalam maupun di luar negeri.
Dalam proses seleksi program ini, para peserta akan melalui sejumlah tahapan penilaian yang mencakup empat kompetensi utama, yakni kompetensi kepribadian, sosial, teknologi, dan profesional.
Dari seluruh peserta yang mengikuti proses profiling, nantinya akan dipilih sebanyak 20 guru terbaik yang siap diberangkatkan untuk mengikuti program magang ke Malaysia.
Guru-guru yang terpilih diharapkan mampu membawa inovasi serta pengalaman baru yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing, sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kota Palu. (red/teraskabar)






