Palu, Teraskabar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu kembali mengoperasikan Bus TransPalu mulai Selasa (13/1/2026).
Pengoperasian kembali moda transportasi massal tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan transportasi publik bagi masyarakat Kota Palu.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto.
Kadis menyatakan bahwa seluruh persiapan operasional telah dilakukan sehingga Bus TransPalu siap kembali melayani masyarakat.
“Insya Allah besok, Selasa tanggal 13 Januari 2026, Bus TransPalu beroperasional kembali,” ungkap Kadis Trisno saat dihubungi pada Senin (12/01/2026).
Layani Rute Terbaru, Pemkot Palu Kembali Mengoperasikan Bus TransPalu
Kadis menjelaskan, pengoperasian kembali Bus TransPalu kali ini akan melayani rute terbaru pascapembangunan sejumlah halte di jalur-jalur protokol Kota Palu.
Penyesuaian rute tersebut untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan akses bagi para pengguna jasa transportasi umum.
“Operasional kembali Bus TransPalu melayani empat koridor reguler dan satu koridor khusus, yaitu koridor bus sekolah,” jelas Kadis.
Dengan beroperasinya Kembali Bus TransPalu, Pemkot Palu berharap masyarakat dapat beralih menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan, sekaligus mendukung pengurangan kemacetan serta peningkatan ketertiban lalu lintas di wilayah Kota Palu.
Sebelumnya, pelayanan bus Transpalu dihentikan sementara terhitung sejak Senin (20/10/2025). Keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu ini diambil untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalur (koridor) pelayanan dan pembangunan halte serta bus stop baru, guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan transportasi publik tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, menjelaskan bahwa penghentian sementara ini dilakukan bukan karena kurangnya peminat, melainkan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Pelayanan ini dihentikan sementara agar lebih efektif dan efisien. Saat ini sedang berlangsung proses pembangunan halte dan bus stop yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Targetnya, akhir Desember 2025 selesai, dan 1 Januari 2026 Bus Transpalu sudah bisa beroperasi kembali dengan fasilitas halte dan bus stop yang baru,” jelas Kadis.
Menurut Kadis, pembangunan halte dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat yang selama ini menunggu bus tanpa tempat yang layak.
Dishub menargetkan pembangunan sekitar 30an unit halte, termasuk dari program CSR.
Selain itu, akan disiapkan sekitar 100 titik bus stop yang dilengkapi dengan rambu dan lampu penanda agar mudah dikenali, bahkan pada malam hari.
“Tempat menunggu penumpang sebelumnya sangat tidak layak, panas dan tidak ada tempat duduk. Karena itu halte dan bus stop wajib dibangun agar pelayanan lebih manusiawi dan efisien,” tambah Kadis.
Selain pembangunan halte, Dishub Kota Palu juga tengah melakukan evaluasi jalur (koridor) Bus Transpalu untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Jalur-jalur yang banyak diminati seperti koridor Palu–Pantoloan akan dikembalikan dari 3 menjadi 10 armada, sementara koridor baru ke Watusampu akan segera dibuka sesuai arahan Wali Kota Palu usai pelayanan bus Transpalu dihentikan sementara. (red/teraskabar)







