Selasa, 27 Januari 2026

Pemungutan Suara Pemilu 2024, Tiga Kabupaten Kategori Rawan di Sulteng

Pemungutan Suara Pemilu 2024, Tiga Kabupaten Kategori Rawan di Sulteng
Karo Ops Polda Sulteng, Kombes Pol Ferdinand Maksi Pasule. Foto: Humas Polda Sulteng

Palu, Teraskabar.id – Tiga kabupaten di Sulawesi Tengah (Sulteng) tergolong kategori rawan pada pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2024 yaitu, Kabupaten Banggai, Morowali dan Tolitoli.

“Di tiga kabupaten, Banggai, Morowali dan Tolitoli, akan ditempatkan 2 personel kepolisian setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Karo Ops Polda Sulteng, Kombes Pol Ferdinand Maksi Pasule kepada sejumlah wartawan, Sabtu (10/2/2024), di Palu.

Polda Sulteng menurutnya, telah memetakan daerah berdasarkan potensi kerawanan saat pencoblosan dan menjadi acuan penempatan personel Polri untuk pengamanan TPS pada pelaksanaan hari H pencoblosan, 14 Februari 2024.

Baca jugaJelang Nataru, Satpol- PP Sulteng Patroli Rutin di Wilayah Rawan Pelanggaran Perda

“Daerah yang rawan dan sangat rawan, petugasnya 1 TPS 2 anggota Polri,” ujarnya.

Namun Karo Ops menggarisbawahi, bahwa kategori kurang rawan, rawan, sangat rawan, serta TPS khusus bukan karena di daerah tersebut terjadi konflik. Melainkan, kategorisasi tersebut karena faktor lokasinya terbilang sulit dan jauh.

“Untuk wilayah Sulawesi Tengah mayoritas kurang rawan,” ujarnya.

Baca juga:Mensos Risma Kunjungi Sigi, Kawasan Rawan Bencana Harus Miliki Stok Pengaman Logistik

Sehingga, berdasarkan hasil pemetaan Tingkat kerawanan suatu daerah, maka Polda Sulteng menempatkan ribuan personel untuk mengamankan TPS pada Pemilu 2024 di Sulteng. Rinciannya, sebanyak 3.893 personel yang tersebar di 9.462 TPS, terdiri dari 902 personel Polda Sulteng dan Polres jajaran sebanyak 2.991 personel.

Para personel pengamanan TPS yang ditugaskan tersebut lanjutnya, telah mengikuti simulasi serta pelatihan-pelatihan pengamanan TPS dan mereka sudah siap melaksanakan pengamanan di TPS.

“Kami pastikan personel pengamanan TPS sudah siap dan akan bekerja secara profesional serta humanis untuk mengamankan jalannya pemungutan suara (voting day),” ucapnya.

  Pendaftaran PPS di Morowali Dimulai, Calon Tak Terikat Perkawinan dengan Penyelenggara

Tak hanya itu, personel juga dilengkapi dengan berbagai perlengkapan berupa ransel, jas hujan, borgol, botton stic, perlengkapan pribadi serta bekal kesehatan. (teraskabar)