Palu, Teraskabar.id– Pencalonan Ketua Asprov PSSI Sulawesi Tengah yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, akhirnya mendapat penjelasan resmi. Melalui press release Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Anwar Hafid merespons polemik terkait wacana pencalonan dirinya sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan dirinya tidak memiliki ambisi pribadi untuk menduduki jabatan Ketua Asprov PSSI Sulteng. Namun demikian, ia mengapresiasi berbagai dukungan yang berkembang dan menilai hal tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan sepak bola Sulawesi Tengah.
Menurut Anwar Hafid, apabila dirinya benar-benar ingin maju, maka seluruh prasyarat formal organisasi harus terpenuhi. Ia menyebutkan pencalonan mensyaratkan dukungan minimal empat Asosiasi Kabupaten (Askab) dan lima klub sepak bola yang memiliki hak suara.
“Kalau dukungan empat Askab dan lima klub sudah lengkap, barulah saya akan bersikap resmi. Selama itu belum terpenuhi, saya tidak ingin berspekulasi,” tegasnya.
Pencalonan Ketua Asprov PSSI dan Evaluasi Sepak Bola Sulteng
Dalam konteks Pencalonan Ketua Asprov PSSI, Anwar Hafid menilai pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi persepakbolaan Sulawesi Tengah. Ia membandingkan daerah lain yang telah memiliki klub kuat di level nasional, sementara Sulawesi Tengah belum memiliki ikon sepak bola yang membanggakan.
“Saya tidak berambisi, saya hanya ingin Sulawesi Tengah punya satu atau dua klub yang dikenal secara nasional. Daerah lain punya kebanggaan, kita belum. Ini yang harus kita benahi bersama,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat kunjungan kerja menuju Kabupaten Banggai Laut, Sabtu (13/12/2025). Ia menilai pembinaan yang lemah dan tata kelola organisasi yang belum profesional menjadi tantangan utama sepak bola daerah.
Anwar Hafid juga menegaskan keterbukaannya terhadap dinamika pemilihan. Ia menyatakan siap mendukung siapa pun yang dinilai lebih mampu memajukan sepak bola Sulawesi Tengah dalam proses Pencalonan Ketua Asprov PSSI tersebut.
“Kalau ada yang lebih siap dan lebih mampu, tentu akan kami dorong,” katanya.
Tiga Arah BERANI untuk Memajukan Sepak Bola Sulteng
Anwar Hafid memaparkan visi besar yang ia sebut sebagai tiga arah BERANI.
Pertama, BERANI Bina dari Bawah, melalui pembinaan atlet usia dini dari desa dan sekolah.
Kedua, BERANI Profesional, dengan membenahi Askab, manajemen klub, serta menghadirkan stadion representatif di setiap kabupaten.
Ketiga, BERANI Industri Kreatif, menjadikan klub sebagai ekosistem ekonomi mandiri melalui pengembangan jersey, merchandise, dan industri kreatif lainnya.
“Jika tiga hal ini kita kelola dengan baik, Insya Allah sepak bola Sulawesi Tengah akan maju, terdepan, dan semakin dicintai rakyat,” pungkasnya. (Ghaff/Teraskabar).






