Parimo, Teraskabar.id – Seluruh penumpang bus yang mengangkut rombongan santri Pesantren Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, tujuan Pesantren Gontor Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah selesai dievakuasi.
Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal di Kilometer 4 Jalur Kebun Kopi, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parimo mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan 30 lainnya mengalami luka ringan hingga luka berat.
Baca juga : Bus Rombongan Guru Abdi Gontor Masuk Jurang di Parimo, Tiga Penumpang Tewas, Berikut Daftarnya

“Seluruh penumpang yang mengalami luka-luka, kini dirawat di Rumas Sakit Anantaloko Parigi,” kata Kapolres Parimo AKBP Yudy Arto Wiyono saat kegiatan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (4/5/2023). Kapolres saat olah TKP didampingi Kasat Lantas Polres Parimo AKP Muriyanto, Kasi Humas Polres Parimo AKP J.A Turangan, Kanit Laka Lantas IPDA Arman, SH bersama anggota dan tim dari Jasa Raharja.
Baca juga : Mayat Mahasiswa Untad Ditemukan di Jurang Trans Kebun Kopi, Polisi Olah TKP
Kapolres menjelaskan, bus PT Rappang nomor polisi DP 7604 KA berpenumpang 33 orang, bergerak dari arah Kota Palu menuju Kabupaten Poso. Saat memasuki Kilometer 4 , bus yang dikemudikan Pariu Sirupang tersebut hilang kendali saat melintasi tikungan, sehingga mobil terperosok ke dalam jurang yang dalamnya sekitar 30 meter, Rabu (3/5/2023) sekitar pukul 21.30 Wita.
Baca juga : Jumat Pertama di Makkah, Jemaah Diimbau Lebih Awal ke Masjidil Haram
“Bus bermuatan rombongan santri dari Ponorogo tujuan dari Palu – menuju pondok pesantren Gontor Kabupaten Poso masuk jurang di KM 4 Toboli dikarenakan rem blong,” ujarnya. (teraskabar)






