Poso, Teraskabar.id – Universitas Situwu Maroso (Unsimar) Poso menggelar Dies Natalis ke-38 dengan beragam kegiatan. Puncak acara perayaan Dies Natalis dipusatkan kegiatannya di Lapangan Tagolu, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (25-26/10/2024).
Pembukaan perayaan Dies Natalis Sangganipa Unsimar 2024 dimulai dengan penampilan drumband dari tiga sekolah berbagai tingkatan di Kabupaten Poso. Yaitu, Drumband Gempita SD Negeri 2 Poso, Drumband Gita Nada Persada SMP Negeri 1 Poso, serta Drumband SMA Negeri 1 Poso.
Rektor Unsimar Poso Dr. Suwardhi Panthi, S.Sos, M.Si disela-sela rangkaian pembukaan di lapangan Tagalu, mengatakan, bahwa rangkaian dies natalis kali ini dilaksanakan di Tagolu untuk mendekatkan Unsimar dengan masyarakat Poso.
Pelaksanaan Dies Natalis kali ini mengusung konsep mengulangi kembali pelaksanaan kegiatan Dies Natalis sebelumnya. Sehingga, dalam pelaksanaan kali ini menyematkan kata Sangganipa atau lengkapnya Dies Natalis Sangganipa Unsimar ke-38.
Penyematan kata Sangganipa ini kata Rektor Dr. Suwardhi Panthi, tak ada kaitannya dengan jargon politik para kandidat yang berkontestasi di Pilkada serentak 2024 ini.
“Kata kata yang digunakan oleh salah satu pasangan calon itu kami tidak terlibat dengan persoalan itu, maksud kami itu mengulangi kembali keberhasilan kegiatan dies natalis sebelumnya,” tegasnya.
Ia menjelaskan alasan penggunaan kata mengulangi kembali, karena pelaksanaan rangkaian dies natalis di tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten berlangsung sukses. Sehingga, Unsimar ingin mengulang sukses tersebut dalam skop tingkat provinsi.
Ia mengakui, penyematan kata Sangganipa pada pelaksanaan Dies Natalis ke-38 ini, awalnya menuai kritikan dari sejumlah pihak. Bahkan, pihak pengawas pemilihan yaitu Bawaslu Kabupaten Poso, serta Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah telah menyurat secara resmi ke pihak panitia Dies Natalis Unsimar Poso, berisi imbauan agar tidak diwarnai kegiatan politik.
Tentunya imbauan dari Bawaslu ini menjadi komitmen Unsimar Poso beserta pihak panitia dan hal itu dibuktikan pada pelaksanaan hari ini, tidak ada kegiatan yang bisa menjadi indikasi pelanggaran di tahap kampanye Pilkada serentak 2024.
“Kami sudah wanti wanti panitia terkait atribut itu tidak ada dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-38 ini,” tegasnya. (red/teraskabar)






