Minggu, 25 Januari 2026

Perayaan HUT Ke-80 PGRI dan HGN Sulteng 2025 Dipusatkan di Morowali

perayaan hut ke 80 pgri dan hgn sulteng 2025 dipusatkan di morowali
Perayaan HUT Ke-80 PGRI dan HGN Sulteng 2025 dipusatkan di Morowali, Sabtu (6/12/2025). Foto: AH Media.

Morowali, Teraskabar.id — Perayaan HUT Ke-80 PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah resmi dipusatkan di Kabupaten Morowali dan berlangsung meriah pada Sabtu (6/12/25). Perayaan HUT Ke-80 PGRI yang dirangkaikan dengan HGN 2025 ini menghadirkan guru dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Pada pelaksanaan kali ini, Perayaan HUT Ke-80 PGRI menjadi momen konsolidasi sekaligus penguatan komitmen seluruh tenaga pendidik. Penyelenggaraan yang berfokus di Morowali menegaskan peran daerah tersebut sebagai pusat kegiatan besar sektor pendidikan di Sulawesi Tengah.

Acara Perayaan HUT Ke-80 PGRI dan HGN 2025 dipusatkan di Anjungan Pantai Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah. Peserta tampak memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian upacara pembukaan yang mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”. Upacara resmi tersebut melibatkan jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Morowali, serta pengurus PGRI dari semua tingkatan.

Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, membuka acara sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Morowali atas suksesnya pelaksanaan kegiatan besar tersebut. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan yang tertib, aman, dan meriah menjadi bukti komitmen kuat Pemkab Morowali dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.

“Tanpa keikhlasan dan pengabdian para guru, Sulawesi Tengah tidak akan mencapai kemajuan seperti saat ini,” ujar Gubernur yang disambut tepuk tangan meriah peserta.

Dalam arahannya, Gubernur juga meminta PGRI menyusun rekomendasi khusus terkait perlindungan hukum bagi guru saat bertugas. Ia mendorong organisasi tersebut untuk memperkuat MoU dengan aparat penegak hukum guna memastikan kepastian perlindungan terhadap tenaga pendidik ketika menghadapi persoalan di lapangan.

Sekretaris Daerah Morowali, Yusman Mahbub, yang mewakili Bupati Morowali, menyampaikan rasa bangga karena Morowali dipercaya sebagai pusat kegiatan tingkat provinsi ini. Ia menegaskan bahwa guru adalah pilar utama pembangunan bangsa. Karena itu, Pemkab Morowali berkomitmen memberikan dukungan penuh untuk peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan guru di daerah.

sekretaris daerah kabupaten morowali yusman mahbub
Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali, Yusman Mahbub. Foto: IKP

Ketua PGRI Kabupaten Morowali, Isman Hidayat Ishak, melaporkan bahwa sedikitnya 500 pengurus PGRI dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah hadir dalam puncak kegiatan tersebut. Total peserta mencapai 2.327 orang, termasuk tuan rumah, menunjukkan antusiasme tinggi para tenaga pendidik. Ia menjelaskan bahwa Morowali ditunjuk sebagai tuan rumah melalui keputusan Konferensi Kerja PGRI Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar pada 12–14 September 2025.

Isman menegaskan bahwa kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab besar bagi PGRI Morowali untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat peran guru sebagai agen perubahan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dengan meratanya rangkaian kegiatan serta penyelenggaraan yang terpusat di Morowali, Perayaan HUT Ke-80 PGRI Tahun 2025 menjadi bukti kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dan seluruh tenaga pendidik dalam mewujudkan pendidikan yang lebih maju di Sulawesi Tengah. (Ghaff/Teraskabar/IKP).