Sabtu, 17 Januari 2026

Perayaan Tahun Baru di Morowali, Ketua Umum DPP FMKI Ajak Warga Jaga Kamtibmas

perayaan tahun baru di morowali ketua umum dpp fmki ajak warga jaga kamtibmas
Perayaan tahun baru di morowali, Ketua Umum DPP FMKI, Albar Djena ajak warga jaga Kamtibmas. Foto: Ghaff

Morowali, Teraskabar.id – Perayaan tahun baru tidak lama lagi akan menggema, seperti tahun-tahun sebelumnya. Ketua Umum DPP Forum Masyarakat Kawasan Investasi (FMKI) Morowali, Albar Djena, mengajak seluruh warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas menjelang malam pergantian tahun.

Ia menyampaikan ajakan tersebut sebagai respons terhadap dinamika sosial serta kondisi nasional yang masih diwarnai duka akibat bencana alam di Aceh dan Sumatera.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat merayakan pergantian tahun dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab sosial.

Ajak Rayakan Tahun Baru Secara Sederhana

Albar Djena menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu merayakan tahun baru secara berlebihan. Menurutnya, kesederhanaan justru mencerminkan kedewasaan berpikir dan empati kebangsaan.

Selain itu, sikap tersebut menunjukkan rasa hormat kepada korban bencana alam yang sedang menghadapi masa sulit.

“Di tengah duka saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera, sudah sepatutnya kita menahan euforia. Mari rayakan tahun baru secara sederhana sebagai bentuk simpati dan solidaritas,” ujar Albar Djena, Senin (22/12/2025).

Lebih lanjut, ia menilai perayaan tahun baru seharusnya menjadi momen refleksi. Dengan demikian, masyarakat dapat mengevaluasi perjalanan satu tahun ke belakang sekaligus menyiapkan harapan yang lebih baik ke depan.

Perayaan Tahun Baru: Jaga Kamtibmas Jadi Tanggung Jawab Bersama

Selain mengedepankan kesederhanaan, Albar Djena juga menekankan pentingnya menjaga kamtibmas. Ia menilai keamanan wilayah tidak hanya bergantung pada aparat, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.

“Keamanan bukan hanya tugas aparat. Masyarakat memiliki peran besar menjaga ketertiban, terutama saat malam pergantian tahun,” tegasnya.

Ia mengimbau warga menghindari pesta hura-hura, konsumsi minuman keras, penggunaan petasan, serta konvoi yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Dengan cara itu, perayaan tahun baru di Morowali dapat berlangsung aman dan kondusif.

  FORGASA Tantang Kades Topogaro Mubahalah Soal Penjualan Pelabuhan Desa di Morowali

Perayaan Tahun Baru: Pemuda Diminta Jadi Teladan Sosial

Selanjutnya, Albar Djena mengajak pemuda untuk menjadi teladan. Ia menilai pemuda memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas sosial. Oleh sebab itu, ia mendorong generasi muda mengedepankan sikap santun dan bertanggung jawab.

“Pemuda harus menjadi contoh positif. Jangan sampai pemuda justru menjadi sumber kegaduhan di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak organisasi kepemudaan mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan produktif. Misalnya, doa bersama, diskusi reflektif, atau kegiatan sosial yang bermanfaat.

Dorong Kepedulian Lingkungan dan Fasilitas Umum

Tidak hanya itu, Albar Djena turut mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia meminta masyarakat tidak meninggalkan sampah di ruang publik setelah perayaan berlangsung.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan mencerminkan kualitas peradaban masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap perayaan tahun baru tidak meninggalkan persoalan baru berupa kerusakan fasilitas umum dan pencemaran lingkungan.

Harapan di Awal Tahun Baru

Menutup pernyataannya, Albar Djena berharap tahun baru membawa semangat persatuan dan kepedulian sosial. Ia mengajak masyarakat Morowali memperkuat solidaritas serta menjaga keharmonisan.

“Jika kita memulai tahun dengan empati, ketertiban, dan kesadaran bersama, maka Morowali akan melangkah ke masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Ia menegaskan bahwa perayaan tahun baru yang sederhana, aman, dan penuh empati akan menjadi simbol kedewasaan masyarakat Morowali dalam menyambut tahun yang baru. (Ghaff/Teraskabar).