Morowali, Teraskabar.id – Pagi di Morowali berubah meriah saat langkah-langkah perempuan bergerak serempak. Dari halaman kantor Bupati Morowali, semangat kebersamaan, harapan, dan kekuatan perempuan menyatu dalam peringatan Hari Ibu ke-97, menandai komitmen daerah membangun masa depan yang lebih inklusif dan berdaya.
Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, SE., melepas peserta jalan santai dalam rangka peringatan Hari Ibu Ke-97 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (18/12/2025).
Sejak pagi, aparatur sipil negara, organisasi perempuan, dan masyarakat umum memadati lokasi kegiatan. Antusiasme peserta menghadirkan suasana hangat, inklusif, dan penuh optimisme, sekaligus menarik perhatian publik.
Jalan Santai Bangun Silaturahmi dan Partisipasi Publik
Rute jalan santai dimulai dari Halaman Kantor Bupati Morowali. Peserta kemudian melintasi Bundaran, jalur 16, serta lampu merah Bente. Selanjutnya, rombongan menyelesaikan kegiatan di Kantor Dinas PMDP3A Kabupaten Morowali dengan tertib.
Wabup Iriane Iliyas menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu Ke-97 menjadi ruang memperkuat silaturahmi masyarakat. Ia menilai jalan santai mampu menyatukan berbagai kalangan dalam suasana sehat, gembira, dan bersahaja.
Menurutnya, perempuan memegang peran strategis dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong partisipasi perempuan agar semakin berdaya, produktif, dan berkontribusi nyata.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, jalan santai dalam rangka Hari Ibu Ke-97 saya nyatakan dibuka secara resmi,” ujar Iriane sambil mengangkat bendera start.

Peringatan Hari Ibu Ke-97 di Morowali: Perempuan Giat, Ekonomi Kuat, Morowali Maju
Peringatan tahun ini mengusung tema Perempuan Giat, Ekonomi Kuat, Morowali Maju. Tema tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan sebagai fondasi ketahanan keluarga.
Kepala Dinas PMDP3A Morowali, Abdul Malik Hafid, S.Hi., M.Si., menjelaskan bahwa rangkaian peringatan Hari Ibu Ke-97 juga diisi Seminar Pemberdayaan Perempuan dalam Keadilan dan Kesetaraan Gender serta kegiatan fashion show yang menampilkan kreativitas perempuan daerah.
Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan enam puluh titik call center di berbagai wilayah Morowali. Fasilitas ini bertujuan mempermudah akses pelaporan dan mempercepat penanganan kasus perempuan dan anak.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, tokoh perempuan, serta masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan bermakna, sekaligus menegaskan semangat kolektif memperingati Hari Ibu Ke-97 di Morowali. (Ghaff/Teraskabar/IKP).







