Selasa, 13 Januari 2026
News  

Polisi Naikkan Status Pemeriksaan Ledakan Tungku Smelter PT ITSS ke Tahap Penyidikan

Polisi Naikkan Status Pemeriksaan Ledakan Tungku Smelter PT ITSS ke Tahap Penyidikan
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono. Foto: Humas Polda Sulteng

Palu, Teraskabar.id – Polisi meningkatkan status kasus ledakan tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) tanggal 24 Desember 2023 lalu ke tahap penyidikan.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi di lokasi.

“Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan hasil gelar perkara yang dilaksanakan tadi siang. Yang mana gelar perkaranya adalah meningkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono dalam keterangannya di hadapan jurnalis, Rabu (3/1/2024).

Baca jugaOperasional PT ITSS Dihentikan Sementara, Kapolda Sulteng Sebut 59 Korban Kebakaran

Djoko mengatakan, gelar perkara kasus dilakukan tim penyidik pada Rabu (3/1/2023). Adapun dasar kasus ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasarkan olah TKP, pemeriksaan saksi di lokasi hingga saksi ahli.

“Yang menjadi dasar penyidik dari bukti-bukti maupun keterangan saksi-saksi, maupun keterangan ahli yang dikolaborasi sehingga penyidik berkesimpulan bahwa perkara tersebut layak ditingkatkan ke penyidikan,” terangnya.

Korban tewas ledakan tungku PT. ITSS bertambah jadi 21 orang, 38 orang masih dirawat. Ia mengungkapkan sebanyak 27 saksi yang telah diperiksa terkait ledakan maut tersebut.

Saksi masing-masing dari karyawan, korban, manajemen hingga 2 saksi ahli pidana dan ketenagakerjaan.

Baca jugaKorban Tewas Ledakan Tungku Smelter PT ITSS IMIP Bertambah, Kini Totalnya 16 Orang

“Adapun saksi yang diperiksa sebanyak 27 orang, ini merupakan karyawan, manajemen maupun korban yang bisa dimintai keterangan. Kemudian yang 2 lagi yaitu saksi pidana maupun saksi ahli ketenagakerjaan,” ujarnya.

Djoko menambahkan, hingga saat ini belum ada tersangka. Menurutnya, tim gabungan masih akan melakukan investigasi mendalam untuk menetapkan tersangka yang nantinya akan diumumkan dalam gelar perkara selanjutnya.

  Kepala LPKA Palu dan Anak Binaan Salurkan Hak Pilihnya di Pemilu 2024

Baca jugaKorban Tewas Bertambah Satu Orang, Tim PT IMIP Identifikasi Penyebab Kecelakaan Kerja di Pabrik PT ITSS

“Sampai dengan saat ini saya sampaikan hanya meningkatkan perkara ke tahap penyidikan,” katanya.

Untuk diketahui kasus ledakan tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 24 Desember 2023, hingga saat ini korban meninggal menjadi 21 orang.